Memang, insiden ini dikategorikan sebagai kecelakaan. Namun begitu, Bahlil tak menampik ada unsur kelalaian di dalamnya. Menurutnya, ada aspek ketidakikhtiaran dalam pengelolaan yang harus diakui. Dan untuk itu, dia tak akan tinggal diam.
“Jadi pipanya yang bocor, tapi ini saya akan langsung memberikan sanksi kepada pejabat yang ada di ESDM dan di BUMN terkait, karena saya anggap itu sebuah betul sebuah kecelakaan tapi ada sebuah ketidakikhtiaran dari kami. Tapi apa pun ceritanya, itu kesalahan kami,”
Jelasnya lagi. Sanksi bakal diberikan kepada pejabat terkait, baik di lingkungan kementeriannya maupun BUMN yang terlibat langsung. Meski disebut kecelakaan, tanggung jawab tetap harus ditegakkan. Itu poin yang ditekankannya.
Artikel Terkait
GOLF Kukuhkan Ekspansi di Bali, Lanjutkan Proyek Hunian Eksklusif di New Kuta Golf
Saham Lippo Karawaci Melesat 30%, Transaksi Tembus Rp661 Miliar
IHSG Tergelincir dari Level 9.000, Saham-Saham Ini Justru Melonjak Tajam
Industri Tapioka Terkapar: Kapasitas Pabrik Menganggur, Impor Masih Mengalir