Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Maluku. Kali ini, getaran dirasakan di sekitar Pulau Buru, Minggu (8/3/2026) sore menjelang malam, tepatnya pukul 18.46 WIB. Kekuatannya tercatat Magnitudo 4,4.
Menurut data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak sekitar 123 kilometer arah barat daya dari Buru. Posisinya di koordinat 3.75 Lintang Selatan dan 126.10 Bujur Timur. Yang cukup mengkhawatirkan, gempa ini tergolong dangkal, dengan kedalaman hanya 12 kilometer di bawah permukaan laut.
Namun begitu, ada kabar baik dari pihak berwenang.
BMKG secara tegas menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pernyataan resmi itu langsung disampaikan usai pemrosesan data awal.
“Gempa Mag:4.4, 08-Mar-2026 18:46:49WIB, Lok:3.75LS, 126.10BT (123 km BaratDaya BURU-MALUKU), Kedlmn:12 Km,”
Meski informasi awal sudah keluar, BMKG tetap memberikan catatan penting. Mereka mengingatkan bahwa data yang dirilis masih bersifat sementara. Fokusnya kan pada kecepatan penyebaran informasi ke publik, jadi hasil analisis bisa saja berubah nanti.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan detail mengenai dampak gempa tersebut. Apakah warga merasakan guncangan kuat, atau ada kerusakan bangunan? Itu masih dalam proses pemantauan. Getaran di kedalaman dangkal biasanya terasa lebih keras, tapi sejauh ini belum ada peringatan lanjutan.
Artikel Terkait
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat
TNI Bantah Sekolah di Ende Digusur untuk Bangun Koperasi, Beberkan Kronologi Kerusakan Bangunan