JAKARTA Program Pemagangan Nasional Batch I resmi ditutup oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Ada 16.112 peserta yang ikut dalam program ini, berlangsung dari Oktober 2025 sampai April 2026.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, punya saran buat para alumni. Ia mendorong mereka untuk ambil uji kompetensi. Tempatnya bisa di balai pelatihan Kemnaker, atau di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah bermitra dengan BNSP.
"Kami mengajak adik-adik peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini karena sertifikasi kompetensi diberikan secara gratis sebagai pengakuan atas keterampilan yang dimiliki," ujar Yassierli dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Nah, dari hasil evaluasi batch I, ada catatan penting. Kemnaker menekankan soal pemerataan. Jangan sampai program ini cuma terpusat di Pulau Jawa. Harusnya lebih merata ke seluruh Indonesia, biar putra-putri daerah juga kebagian kesempatan.
Di sisi lain, bukan cuma wilayah yang jadi perhatian. Program ini juga bakal diperluas supaya terbuka untuk semua program studi. Nggak cuma jurusan tertentu aja.
Soal kualitas, Kemnaker lagi mengkaji penguatan keterlibatan perusahaan. Termasuk skema kontribusi yang lebih terstruktur. Tujuannya jelas: mendukung pembinaan peserta selama magang.
Menurut Yassierli, beberapa perusahaan sudah menunjukkan praktik yang baik. Misalnya dengan ngasih proyek kerja, evaluasi berkala, sampai pendampingan langsung. Hal-hal kayak gini yang bakal terus diperkuat dalam skema kemitraan yang lebih luas.
"Tahun ini fokusnya memberikan pengalaman kerja. Ke depan, kami ingin tidak hanya pengalaman kerja, tetapi juga memastikan peserta memiliki sertifikat kompetensi dan peluang lebih besar untuk diserap oleh industri," ucapnya.
Ngomong-ngomong soal tindak lanjut, Yassierli bilang Kemnaker juga terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan. Salah satunya lewat pengembangan platform SiapKerja. Ada fitur KarirHub di dalamnya yang nyediain info lowongan kerja dari berbagai sektor.
"Kami terus mengintegrasikan SiapKerja dengan portal-portal swasta agar seluruh lowongan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, dapat terkonsolidasi dalam satu platform," tuturnya.
Lewat platform itu, ia mendorong peserta untuk manfaatin KarirHub sebagai sarana cari peluang kerja. Sekaligus, ngajak perusahaan lebih aktif buka lowongan. Biar akses kerja makin luas, gitu.
Artikel Terkait
Kemenperin Dorong Kemasan Kertas Aseptik sebagai Alternatif Ramah Lingkungan untuk Industri Makanan dan Minuman
Menaker Dorong Perluasan Jaminan Sosial untuk Pekerja Informal hingga Ojol dan PRT
Pemerintah Batalkan Pajak Jalan Tol dan Pajak Orang Kaya Demi Jaga Daya Beli Masyarakat
Pemerintah Berencana Aktifkan Kembali Satgas BLBI, Tunggu Pejabat Baru Kemenkeu