Sabtu malam (7/3) lalu, kawasan Cibeber di Cilegon digenangi air. Hingga kini, beberapa titik masih terendam banjir. Polda Banten yang memantau situasi langsung turun tangan mengevakuasi warga, tak terkecuali anak-anak balita yang terjebak di lokasi.
Menurut keterangan polisi, banjir yang datang tiba-tiba itu sempat mencapai ketinggian 70 sentimeter. Evakuasi pun terpaksa dilakukan di tengah malam. Dalam sebuah foto yang beredar, terlihat seorang anggota polisi berjuang menembus genangan sambil menggendong seorang balita yang ditampung dalam sebuah ember mandi. Sang anak tampak ketakutan dan menangis.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, menjelaskan upaya yang dilakukan jajarannya.
"Personel Polda Banten bersama Polres Cilegon turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir," ujar Maruli pada Minggu (8/3/2026).
“Personel melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.”
Dengan perahu karet dan peralatan lain, petugas gabungan bekerja memindahkan warga ke tempat yang lebih aman. Di sisi lain, pemantauan terus dilakukan untuk melihat perkembangan ketinggian air. Memasuki siang hari, sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi mulai membaik. Beberapa wilayah yang sempat terendam mulai menunjukkan penurunan debit air.
Maruli membeberkan data lapangan. Di Link Sambirata, Kelurahan Cibeber, genangan yang awalnya setinggi 70 cm kini tersisa sekitar 20 cm. Sementara itu, di wilayah PCI Blok D yang sempat kebanjiran 60 cm, air sudah surut total. Begitu pula di Perumahan Praja Mandiri dan Cibeber Barat, genangan yang sempat ada kini telah mengering.
Meski situasi perlahan pulih, Polda Banten memastikan kesiapsiagaan mereka tetap maksimal. Layanan Call Center 110 dijaga 24 jam penuh untuk menampung pengaduan atau laporan darurat dari masyarakat.
"Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif," tegas Maruli.
“Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti secara profesional dan terkoordinasi.”
Artikel Terkait
Mendagri Tito Karnavian: Kepala Daerah Berprestasi Jangan Tertutup Isu Hukum Segelintir Oknum
Oman Konfirmasi Laga Uji Coba Lawan Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Lebih dari Separuh Calon Haji Sumenep Berisiko Tinggi, Didominasi Lansia dan Penyakit Penyerta
Warga dan Tokoh Bahas Ekonomi hingga UMKM dalam Forum Serap Aspirasi Kebangsaan di Batu