FSRU Lampung Mulai Sibuk, Serap 30 Kargo LNG Sepanjang 2026

- Senin, 19 Januari 2026 | 13:06 WIB
FSRU Lampung Mulai Sibuk, Serap 30 Kargo LNG Sepanjang 2026

FSRU Lampung sendiri adalah unit terapung milik PLI anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Kapasitasnya tak main-main: bisa menampung 170.000 m³ LNG dan mampu melakukan regasifikasi hingga 240 juta kaki kubik per harinya. Fasilitas ini jadi penopang penting untuk pasokan energi di wilayah tersebut.

Di sisi lain, jaminan pasokan untuk paruh pertama tahun ini juga datang dari pihak regulator. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyebut total alokasi LNG untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor mencapai 120 kargo untuk periode Januari-Juni 2026.

"LNG Januari-Juni udah aman. Jumlahnya kalau untuk sampai dengan Juni sekitar 120 kargo," ungkap Djoko saat ditemui di Blok Rokan, dikutip pada Rabu (24/12).

Menurutnya, pasokan yang cukup ini juga sekaligus jadi buffer. Fungsinya untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan pada jaringan pipa gas entah itu karena suplai dari hulu yang menurun atau masalah infrastruktur yang mendadak muncul.

Gangguan semacam itu bukan hal baru. Di penghujung 2025 lalu, bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara sempat merusak infrastruktur pipa migas. Kerusakan itu, kata Djoko, berdampak pada penurunan lifting, terutama untuk minyak bumi. Kejadian itu jadi pengingat betapa pentingnya memiliki cadangan dan alternatif pasokan yang andal.


Halaman:

Komentar