Andre Rosiade Bagikan 300 Paket Sembako untuk Pekerja BIM, Soroti Harapan Pemulihan Penerbangan

- Jumat, 06 Maret 2026 | 14:25 WIB
Andre Rosiade Bagikan 300 Paket Sembako untuk Pekerja BIM, Soroti Harapan Pemulihan Penerbangan

Kamarin sore, suasana Bandara Internasional Minangkabau (BIM) agak berbeda. Di sela kesibukan operasional, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade tampak membagikan ratusan paket sembako. Tak kurang dari 300 paket diserahkan kepada para porter, petugas kebersihan, dan pekerja lainnya di bandara itu. Aksi ini, menurutnya, sekadar bentuk kepedulian untuk mereka yang sehari-hari jadi tulang punggung operasional bandara.

Andre tak cuma bagi-bagi. Dia juga menyempatkan ngobrol langsung, mendengar cerita dan harapan para pekerja. Mulai dari soal kondisi kerja hingga harapan mereka melihat BIM kembali ramai.

"Para porter, cleaning service, dan pekerja bandara ini kan garda terdepan. Mereka yang langsung berhadapan dengan penumpang," ujar Andre Rosiade, yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Dalam keterangan tertulisnya di hari berikutnya, Jumat, dia menegaskan, "Kami cuma ingin tunjukkan bahwa kerja keras mereka sangat dihargai."

Bantuan sembako tadi disebutnya sebagai bentuk perhatian sederhana. Bagaimanapun, para pekerja ini punya peran krusial. BIM adalah pintu gerbang utama Sumatera Barat, dan mereka yang menjaganya.

Harapannya jelas: peningkatan jumlah penerbangan. Andre yakin, kalau lalu lintas pesawat dan penumpang bertambah, dampaknya akan langsung terasa. Kesejahteraan porter dan petugas layanan, yang hidupnya bergantung pada aktivitas bandara, pasti ikut terdongkrak.

Di sisi lain, sebagai anggota Komisi VI, Andre menyebut terus mendorong pengembangan sektor transportasi udara. "Kalau penerbangannya meningkat, ya dampaknya langsung ke para pekerja sini," tambah pria yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Langkah Andre ini dapat apresiasi dari internal partai. Wakil Bendahara DPD Partai Gerindra Sumbar, Hendra Afnezola, menyebut kegiatan sosial semacam ini bukti komitmen nyata.

"Ini wujud kehadiran langsung di tengah masyarakat. Memberi manfaat konkret untuk warga Sumbar," kata Hendra. "Kami dukung penuh program Bang Andre yang bertujuan membantu masyarakat."

Respons hangat datang dari para penerima bantuan. Iwan, koordinator porter di BIM, tak menyangka dapat perhatian seperti ini.

"Terima kasih banyak Pak Andre. Bantuan ini sangat berarti buat kami dan keluarga di rumah," ujar Iwan, penuh rasa syukur.

Baginya, yang paling berkesan justru perasaan dihargai. Pekerjaan mereka yang kerap tak terlihat, tiba-tiba mendapat perhatian. "Nggak semua orang lihat langsung kerja kami di lapangan. Kehadiran dan perhatian ini bikin kami merasa didukung," tuturnya.

Ke depan, harapan Iwan sederhana tapi mendasar. Pertama, agar perhatian terhadap nasib pekerja bandara tak berhenti di sini. Kedua, dan ini yang utama, dia berharap aktivitas BIM benar-benar pulih.

"Semoga penerbangan makin ramai, penumpang bertambah. Kalau itu terjadi, otomatis penghasilan kami sebagai porter juga bisa lebih baik," harap Iwan. Suaranya mewakili banyak rekan seprofesinya yang menggantungkan hidup pada riuh rendahnya bandara.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar