Tottenham Hadapi Ancaman Rekor Buruk Saat Jamu Crystal Palace

- Kamis, 05 Maret 2026 | 09:30 WIB
Tottenham Hadapi Ancaman Rekor Buruk Saat Jamu Crystal Palace

Dini hari nanti, Tottenham Hotspur kembali menghadapi ujian berat. Di kandang sendiri, mereka akan menjamu Crystal Palace dalam derby London yang ketiga kalinya secara beruntun. Beban pelatih Igor Tudor jelas: wajib menang. Tidak ada pilihan lain.

Rekor buruk mengintai. Jika gagal lagi, Spurs berisiko mencatatkan rekor tanpa kemenangan terpanjang mereka sepanjang sejarah Premier League. Situasinya memang suram. The Lilywhites sudah 10 laga liga tak merasakan kemenangan, terakhir tumbang 1-2 dari Fulham. Posisi mereka terpuruk di urutan 16 klasemen.

Yang bikin deg-degan, jarak dengan zona merah hanya tinggal empat poin. Tudor, yang dua laga awalnya berakhir dengan kekalahan, harus segera menemukan formula. Tekanan datang dari segala penjuru.

“Kita harus tetap fokus dan terus bekerja. Di masa sulit seperti ini, yang terpenting adalah tetap bersatu, berpikir positif, dan berusaha maksimal,”

kata Tudor, mencoba menenangkan situasi lewat pernyataan resmi klub.

Di sisi lain, kepercayaan diri dari dalam tim masih ada. Yves Bissouma, salah satu pilar tengah, mengaku seluruh skuad masih percaya pada pelatih dan satu sama lain. Menurutnya, yang dibutuhkan hanyalah sebuah momentum untuk memulai kebangkitan dan meraih kemenangan pertama di tahun 2026 ini.

“Kami yakin situasi ini akan berubah. Kami punya semua yang dibutuhkan, tinggal mencari cara yang tepat. Saya percaya kita bisa mengubah keadaan secepatnya,”

tegas Bissouma.

Ia berharap momentum itu dimulai dini hari nanti. Untuk itu, dukungan penuh dari puluhan ribu suporter di Tottenham Hotspur Stadium mutlak diperlukan.

“Kita akan mulai dari laga ini. Kita butuh semua orang, setiap penggemar. Ini sangat penting, apalagi kita bermain di kandang sendiri,”

imbuhnya.

“Mereka selalu kita butuhkan. Saya rasa pertandingan besok adalah pertandingan penentu. Saatnya untuk berubah.”

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar