Tim nasional Indonesia akan menjamu Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam. Pertandingan ini bukan sekadar agenda persahabatan biasa, melainkan menjadi momentum bagi skuad Garuda untuk memutus kutukan yang telah berlangsung selama 38 tahun. Terakhir kali Indonesia berhasil menundukkan Oman terjadi pada Januari 1988 dengan skor telak 3-0, dan sejak saat itu, belum ada lagi kemenangan yang diraih atas tim asal Jazirah Arab tersebut.
Laga yang digelar dalam rangkaian Garuda Championship Series 2026 ini menjadi ajang pembuktian bagi pelatih John Herdman. Pelatih asal Inggris itu mengakui bahwa catatan negatif selama hampir empat dekade menjadi tantangan tersendiri bagi tim asuhannya. “Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami,” ujar Herdman.
Bagi Herdman, pertandingan ini merupakan laga ketiga sejak ia menangani Timnas Indonesia. Pada dua pertemuan sebelumnya yang berlangsung pada Maret lalu, Indonesia mencatat satu kemenangan atas Saint Kitts and Nevis dan menelan satu kekalahan dari Bulgaria. Kini, ia berharap dukungan penuh dari para suporter yang hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno mampu menjadi suntikan motivasi tambahan bagi anak asuhnya.
“Seperti biasa, kami berharap para suporter bisa memenuhi GBK besok malam dan memberikan dukungan penuh kepada tim ini,” kata Herdman. Ia menegaskan bahwa laga ini memiliki arti penting sebagai bagian dari persiapan menuju ajang AFC Asian Cup tahun depan. “Ini bukan sekadar laga persahabatan. Ini kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah pesaing yang serius di AFC,” sambungnya.
Sementara itu, Oman datang ke Jakarta dengan misi mempertahankan dominasi mereka. Pelatih Oman, Tariq Sektioui, secara terbuka menyatakan ingin memperpanjang rekor tak terkalahkan timnya atas Indonesia. “Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut,” kata Tariq.
Secara peringkat FIFA, Oman memang lebih diunggulkan. Saat ini Oman berada di posisi ke-79 dunia, sementara Indonesia menempati peringkat ke-121. Namun, bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno diharapkan menjadi faktor pembeda yang mampu mendorong skuad Garuda menciptakan hasil berbeda.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Indonesia pernah mencatat kemenangan pada 24 Februari 1987 dengan skor 2-0 dan 18 Januari 1988 dengan skor 3-0. Namun, setelah itu, Indonesia selalu kesulitan. Pada 24 Juni 2007, Indonesia kalah 0-1, kemudian bermain imbang 0-0 pada 19 Januari 2009. Kekalahan kembali dialami pada 6 Januari 2010 dengan skor 1-2, dan terakhir pada 29 Mei 2021, Indonesia takluk 1-3.
Pertandingan antara Indonesia dan Oman akan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan kick-off pukul 20.00 WIB. Laga ini disiarkan langsung oleh SCTV dan Indosiar, serta dapat disaksikan melalui layanan live streaming Vidio.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Bangkit ke Posisi Kedua di Latihan Resmi Moto3 Hungaria
Skandal Mesin Ilegal Moto3: Adrian Fernandez Disanksi Berat, Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tiga Dunia
Sabar/Reza Kalahkan Wakil China, Pastikan Satu Tiket Semifinal Indonesia Open 2026
KPK Geledah Rumah Wamen Imipas Silmy Karim Sehari Setelah Ditetapkan Tersangka