ALII dan COCO Masuk Papan Khusus, NATO Kembali Normal

- Selasa, 13 Januari 2026 | 06:20 WIB
ALII dan COCO Masuk Papan Khusus, NATO Kembali Normal

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penyesuaian. Kali ini, dua saham masuk ke dalam papan pemantauan khusus: ALII dan COCO. Artinya, perdagangan kedua saham ini akan mengikuti mekanisme full-call auction atau FCA.

Keputusan itu langsung berlaku mulai besok, 13 Januari 2026.

"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 13 Januari 2026,"

Demikian penegasan dari Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, dalam pengumuman resmi yang dirilis Senin (12/1).

Nah, untuk ALII, alasannya cukup jelas. Saham perusahaan logistik ini dipindahkan karena memenuhi kriteria 10 aturan BEI. Intinya, saham yang terkena suspensi lebih dari satu hari akibat aktivitas perdagangan yang tidak wajar, bakal masuk papan khusus. Suspensi ALII sendiri diberikan setelah harganya melonjak luar biasa. Cuma dalam sebulan terakhir, sahamnya sudah naik lebih dari 80 persen, mentok di level Rp1.310 per lembar.

Sementara itu, ceritanya berbeda untuk COCO. Saham produsen cokelat ini masuk FCA lantaran ekuitasnya yang sudah negatif kriteria 5. Per posisi 30 September 2025, nilai ekuitas Wahana Interfood Nusantara tercatat minus Rp5 miliar. Situasi yang tentu jadi perhatian serius.

Di sisi lain, ada juga kabar baik dari BEI. Tidak hanya memasukkan, Bursa juga mengeluarkan satu saham dari daftar pemantauan khusus, yaitu NATO. Saham Surya Permata Andalan ini sebelumnya juga sempat masuk FCA dengan alasan serupa: suspensi perdagangan lebih dari satu hari. Kini, statusnya kembali normal.

Langkah-langkah seperti ini memang rutin dilakukan BEI untuk menjaga ketertiban pasar. Tujuannya jelas: melindungi investor dari gejolak yang terlalu ekstrem dan memastikan transaksi berjalan wajar.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar