Fasilitas pendukungnya juga disiapkan. Mulai dari toilet umum, jaringan air bersih, sanitasi, sampai instalasi listrik dan pencahayaan. Jadi, meski bersifat sementara, kebutuhan dasar penghuninya diusahakan terpenuhi.
Soal konstruksi, Kementerian PU memilih sistem modular dengan rangka baja ringan. Sistem ini bukan hal baru. Selain kuat dan tahan lama, keunggulan utamanya adalah kecepatan pembangunan. Dalam situasi darurat seperti ini, faktor waktu jelas sangat krusial.
Dody Hanggodo pun meyakinkan, "Kami menggunakan sistem modular baja yang sudah biasa kita pakai selama ini di mana-mana, dan sudah terbukti secara kualitas serta tahan lama."
Harapannya, dengan sistem yang sudah teruji itu, huntara-huntara ini tak cuma cepat berdiri, tapi juga bisa memberikan rasa nyaman dan layak bagi warga yang menempatinya, setidaknya sampai mereka bisa kembali pulang.
Artikel Terkait
Netflix Mundur dari Perang Akuisisi, Paramount Rebut Warner Bros Discovery
VKTR Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi dengan Truk Listrik
Danantara Godok Skema Holding Maskapai Garuda, Citilink, dan Pelita Air
Sari Roti Rencanakan Diversifikasi ke Bisnis Pakan Ternak dari Limbah Produksi