"Kalau IHSG bisa menguat dan kembali ke area gap, ceritanya jadi lain. Dua hari terakhir di 2025 ini bisa jadi momen untuk membentuk dasar, yang berpeluang cetak all time high di awal tahun 2026," katanya memberi penjelasan.
Nah, untuk trading Senin depan, William juga memberikan sejumlah rekomendasi saham berbasis analisis teknikal. Berikut daftarnya:
ASII: sinyal buy. Target estimasi ada di kisaran Rp6.825 sampai Rp6.900.
HRTA: strateginya sell on strength. Target pelemahan diperkirakan antara Rp1.900 hingga Rp1.810.
EMAS: rekomendasi buy. Targetnya sekitar Rp6.100.
MARK: juga buy. Saham ini diestimasi bisa menuju level Rp855.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
MCOL Gelontorkan Rp265 Juta untuk Eksplorasi Batu Bara di Kuartal I-2026
Triniti Land Group Akan Akuisisi Mayoritas Saham Prime Land untuk Perkuat Bisnis Hospitality
Sido Muncul Bagikan Dividen Rp1,09 Triliun untuk Tahun Buku 2025
IHSG Menguat Tipis, PEGE dan HDFA Melonjak di Atas 34%