Nano-Nano di Hari Pertama Kerja: Antara Gugup, Bangga, dan Harapan

- Senin, 15 Desember 2025 | 18:06 WIB
Nano-Nano di Hari Pertama Kerja: Antara Gugup, Bangga, dan Harapan

Hari pertama kerja. Rasanya pasti campur aduk, ya? Ada yang excited nggak karuan, tapi tak sedikit juga yang deg-degan setengah mati. Perasaan nano-nano itulah yang bikin momen ini begitu membekas di ingatan.

Sebenarnya, rasa gugup itu wajar banget. Bayangkan, kamu masuk ke lingkungan baru yang serba nggak pasti. Belum kenal siapa-siapa, belum paham budaya kantor, ditambah lagi takut bikin salah. Waduh, mana nggak bikin jantung berdebar?

Seperti yang dirasakan Sandy S (23). Ia mengaku hari pertamanya diisi oleh perasaan yang kompleks.

“Hari pertama kerja rasanya campur aduk antara excited dan nervous,” ucapnya.

Cerita Mereka di Hari Pertama

Bagi Sandy, antusiasme karena bisa merintis karier bercampur dengan kegelisahan. Yang paling bikin dia khawatir adalah ketidaktahuannya soal budaya perusahaan dan ekspektasi bos. Jangan-jangan, satu langkah salah bisa memberi kesan buruk di hari pertama.

Makanya, strateginya waktu itu adalah mengamati. “Aku ingat banget, lebih banyak observasi daripada langsung aktif,” katanya.

Tapi, Sandy juga mengingatkan. Jangan sampai terlalu pasif, apalagi kalau sudah masuk pekan pertama. Setelah mengamati, cobalah membangun relasi. Yang penting, jangan sungkan untuk bertanya.

“Ramah tamah dan jangan takut bertanya, jangan pasif,” pesannya.

Pengalaman berbeda datang dari Muhammad Bilal A (20). Justru, kebanggaan yang lebih dominan menyambut hari pertamanya.

“Waktu itu saya merasakan hal yang sangat saya banggakan, terlebihnya karena saya bisa membantu ekonomi keluarga saya,” ungkap Bilal.

Suasana hatinya makin positif karena sambutan rekan-rekan kerjanya yang hangat. Obrolan santai dan ngopi bareng pun jadi aktivitas yang langsung mencairkan suasana.

“Saya bertemu orang-orang yang sangat asyik ketika diajak berbicara, apalagi ketika diajak ngobrol bareng dan ngopi bareng,” kenangnya.

Nasihatnya untuk yang baru mulai? Persiapkan mental untuk beradaptasi. Bangun integritas, dan manfaatkan setiap kesempatan sebaik-baiknya.

“Kita harus menjadikan diri kita supaya makin terpercaya, dan janganlah jadikan diri kita sebagai orang-orang yang tidak pandai bersyukur,” tutup Bilal.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar