Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Kamis (7/5/2026), dengan lonjakan signifikan. Pada pembukaan, indeks langsung melesat 0,96 persen ke level 7.160,79, menandakan optimisme investor di awal sesi.
Dalam hitungan menit, momentum penguatan justru semakin tajam. IHSG tercatat naik 1,17 persen ke posisi 7.175, didorong oleh dominasi saham-saham di zona hijau. Sebanyak 376 saham berhasil menguat, sementara 143 saham lainnya melemah, dan 440 saham cenderung stagnan. Volume transaksi awal pun tercatat cukup deras, mencapai 1,9 miliar lembar saham dengan nilai Rp1,1 triliun.
Kinerja positif ini juga tercermin pada seluruh indeks sektoral. Tidak ada satu pun sektor yang berada di zona merah; energi, konsumer siklikal dan non-siklikal, industri, infrastruktur, properti, keuangan, bahan baku, transportasi, teknologi, hingga kesehatan semuanya kompak menguat.
Indeks-indeks acuan lainnya pun turut mencatatkan kenaikan. Indeks LQ45 naik 1,27 persen ke level 691, indeks JII melonjak 1,80 persen ke 479, indeks MNC36 bertambah 1,29 persen ke 300, dan IDX30 menguat 1,26 persen ke 385.
Dari jajaran saham berkapitalisasi besar, tiga emiten memimpin daftar top gainers. PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR), PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) menjadi pendorong utama penguatan.
Sementara itu, posisi top losers dihuni oleh PT Insight Investment Management Tbk (XILV), PT Ciptadana Asset Management Tbk (XPLQ), dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang mengalami tekanan jual paling dalam pada awal perdagangan.
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Melonjak, UBS Catat Kenaikan Tertinggi Rp111.000 per Gram
RUPSLB PT Raharja Energi Cepu Ditunda karena Tunggu Klarifikasi OJK
Pendapatan Bluebird Kuartal I 2026 Tembus Rp1,45 Triliun, Naik 11,6 Persen
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Didorong Harapan Damai Timur Tengah dan Lonjakan Saham AMD