Aston Villa Incar Comeback di Leg Kedua Semifinal Liga Europa Hadapi Nottingham Forest

- Kamis, 07 Mei 2026 | 10:00 WIB
Aston Villa Incar Comeback di Leg Kedua Semifinal Liga Europa Hadapi Nottingham Forest

Aston Villa menghadapi ujian berat dalam perjalanan mereka menuju final Liga Europa saat menjamu Nottingham Forest di leg kedua semifinal, dini hari nanti. Tertinggal satu gol dari hasil pertandingan pertama, tim asuhan Unai Emery harus membalikkan keadaan jika ingin melaju ke partai puncak di Istanbul. Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi apa yang kerap disebut sebagai “efek Emery” di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.

Forest datang ke Villa Park dengan keunggulan tipis 1-0 berkat penalti Chris Wood pada leg pertama pekan lalu. Namun, segala kemungkinan masih terbuka di pertandingan penentuan ini. Rekam jejak Unai Emery di Liga Europa menjadi modal berharga bagi tuan rumah pelatih asal Spanyol itu telah memenangkan turnamen ini sebanyak empat kali dan tercatat terakhir kali kalah dalam pertandingan dua leg di kompetisi tersebut sekitar 14 tahun silam.

Catatan kandang Aston Villa juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Bersama Emery, tim ini memenangkan sembilan pertandingan Eropa terakhir mereka di Villa Park dan selalu mencetak gol dalam 31 dari 32 laga kandang terakhir. Selain itu, Villa tidak terkalahkan dalam sepuluh pertemuan kandang melawan Forest sejak 1994, termasuk kemenangan di Liga Premier pada Januari lalu. Statistik-statistik itu menjadi preseden yang menunjukkan bahwa kebangkitan masih mungkin terjadi.

“Saya termotivasi, saya bersemangat, dan saya dalam kondisi yang baik untuk memainkan leg kedua di kandang serta mencoba mempertahankan rencana permainan kami,” ujar Emery dalam pernyataan resmi klub. Pelatih 52 tahun itu juga mengaku sangat antusias karena ini merupakan laga semifinal pertamanya di Villa Park. “Tentu saja, kami akan memainkan pertandingan pada hari Kamis di sini, sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya. Itu harus menjadi motivasi besar dan kini kami fokuskan sepenuhnya,” tegasnya.

Keyakinan serupa juga datang dari para pemain. Bek Matty Cash mewakili skuad Aston Villa menyatakan optimisme mereka mampu membalikkan keadaan. “Kami tahu kemampuan kami. Kami tahu betapa bagusnya kami di kandang, dan Forest juga akan sadar bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sama sekali berbeda,” katanya.

Di sisi lain, Aston Villa tidak bisa meremehkan lawannya. Forest datang dengan rentetan sepuluh laga tanpa kekalahan, termasuk kemenangan 3-1 di markas Chelsea pada akhir pekan lalu. Hasil-hasil positif itu tidak hanya meredakan kekhawatiran degradasi, tetapi juga membawa mereka ke ambang final Eropa yang sudah dinantikan para penggemar selama 42 tahun. Pelatih Vítor Pereira, yang menjadi penyelamat musim Forest, mengirimkan pesan penuh keyakinan. “Saya sangat senang untuk para pemain kami. Mereka adalah kelompok yang istimewa ambisius, bersatu, dan tangguh, serta memiliki semangat yang membara,” ujarnya di situs resmi klub.

Namun, Chris Wood memilih sikap rendah hati menjelang laga ini. “Kami tahu pergi ke Villa Park akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka bagus di kandang mereka,” kata penyerang asal Selandia Baru itu. Setelah kedua tim sama-sama mengistirahatkan pemain utama di akhir pekan, tidak ada masalah cedera baru yang berarti. Di kubu Aston Villa, hanya Ross Barkley dan Boubacar Kamara yang dipastikan absen. Sementara itu, Forest masih tanpa Ibrahim Sangare, Murillo, Nicolo Savona, Callum Hudson-Odoi, John Victor, dan Willy Boly. Taiwo Awoniyi, yang mencetak dua gol di Stamford Bridge, juga tidak bisa bermain karena tidak terdaftar di kompetisi ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar