Persebaya Tandang ke Markas Persis Solo, Bonek Desak Tim Kirim Tuan Rumah ke Liga 2

- Kamis, 07 Mei 2026 | 09:30 WIB
Persebaya Tandang ke Markas Persis Solo, Bonek Desak Tim Kirim Tuan Rumah ke Liga 2

Persebaya Surabaya melawat ke markas Persis Solo dengan modal kepercayaan diri yang tengah berada di puncak. Bajol Ijo berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir mereka di Super League 2025/2026 dengan performa yang mengesankan, mencetak sepuluh gol tanpa sekalipun kebobolan. Di tengah tren positif tersebut, tekanan dari para pendukung setia, Bonek, justru semakin deras menjelang laga yang akan digelar di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam.

Bonek menuntut Persebaya tampil habis-habisan untuk mengalahkan Persis Solo yang saat ini masih terpuruk di zona degradasi. Lebih dari sekadar kemenangan, kelompok suporter itu bahkan menginginkan anak asuh Bernardo Tavares untuk mengirim tuan rumah ke Liga 2 musim depan. “Kirim Persis ke Liga 2. Ruwet panpele,” tulis akun @pria_tribun.27 di media sosial.

“Ayo Jol menangkan pertandingan ini, jangan ada misi penyelamatan. Harus menang,” komentar @who_12_j. “Jangan sengaja mengalah, main secara profesional,” tambah @mhdy_4lfrdzi.

Performa Persebaya memang tengah berada di titik terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir. Tim asuhan Bernardo Tavares kini terlihat jauh lebih agresif saat menyerang dan semakin disiplin ketika bertahan. Dalam tiga pertandingan terakhir, Green Force sukses membukukan tiga clean sheet beruntun sambil mencetak total sepuluh gol. Catatan itu menjadi sinyal kuat kebangkitan Bajul Ijo di fase akhir musim.

Aliran bola antarlini kini jauh lebih hidup. Pergerakan tanpa bola semakin rapi, sementara tekanan terhadap lawan berlangsung konsisten sepanjang laga. Situasi tersebut membuat rasa percaya diri pemain meningkat drastis. Dengan koleksi 51 poin dan 49 gol sejauh musim ini, Persebaya mulai serius menempel persaingan papan atas Super League. Momentum positif itu membuat laga kontra Persis Solo menjadi sangat penting untuk menjaga peluang finis di posisi terbaik.

Perlahan tapi pasti, Bernardo Tavares mulai menemukan keseimbangan permainan yang selama ini dicari. Tidak hanya tajam di lini depan, Green Force kini juga semakin kokoh dalam menjaga pertahanan. Sebelumnya, Persebaya sempat mengalami masalah konsistensi akibat tingginya jumlah kebobolan. Namun grafik itu mulai membaik setelah organisasi permainan terlihat lebih disiplin dalam beberapa laga terakhir.

Menurut Bernardo Tavares, kunci kebangkitan tim terletak pada pemahaman kolektif para pemain terhadap sistem permainan. “Kuncinya adalah mencetak gol lebih banyak daripada kebobolan. Sikap tim bagus, kami berkembang dalam banyak hal. Sekarang tim mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat memegang bola maupun tanpa bola,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Tavares juga menegaskan bahwa keberhasilan mencatat clean sheet bukan hanya tanggung jawab lini belakang dan penjaga gawang semata. “Clean sheet memberikan kepercayaan diri bukan hanya untuk kiper dan lini belakang, tapi juga lini tengah dan depan karena kami menyerang bersama dan bertahan bersama,” jelasnya. Filosofi permainan kolektif itulah yang kini mulai terlihat kuat dalam tubuh Persebaya. Saat seluruh pemain bergerak dalam ritme yang sama, Green Force menjelma menjadi tim yang sulit dihentikan.

Rentetan kemenangan membuat suasana ruang ganti Persebaya semakin positif. Intensitas latihan meningkat dan para pemain disebut semakin mudah menerima instruksi pelatih. Kondisi tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan, yang dikenal cukup sulit ditaklukkan tim tamu. Meski demikian, mental bertanding Green Force sedang berada di level tinggi. Kepercayaan diri yang tumbuh dari kemenangan demi kemenangan membuat Persebaya diprediksi tetap tampil menyerang di Solo.

“Lebih mudah bekerja dengan kemenangan dan suasana positif daripada sebaliknya. Arah latihan kami selalu konsisten dan para pemain menerimanya dengan sangat baik,” lanjut Bernardo Tavares. Lini depan Persebaya yang sedang tajam juga menjadi ancaman serius bagi Persis Solo. Jika kembali tampil efektif, Green Force berpeluang melanjutkan tren kemenangan sekaligus menjaga catatan clean sheet mereka.

Laga melawan Persis Solo bukan sekadar soal mempertahankan tren positif. Tambahan tiga poin akan membuat Persebaya semakin dekat dengan persaingan empat besar Super League. Kemenangan Bajul Ijo juga bisa berdampak pada posisi beberapa tim lain, termasuk PSM Makassar yang membutuhkan hasil negatif Persis dalam perebutan klasemen akhir. Juku Eja pun berharap “bantuan” mantan pelatihnya, Bernardo Tavares, untuk mengalahkan Persis.

Dengan performa yang semakin stabil, Persebaya kini mulai menunjukkan karakter sebagai tim matang. Kombinasi lini serang produktif dan pertahanan disiplin membuat Green Force kembali ditakuti lawan. Jika mampu menang di Manahan, Persebaya tidak hanya menjaga asa finis di papan atas, tetapi juga mempertegas kebangkitan mereka di penghujung musim.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar