UANG Melesat 175%, Siapa Dalang di Balik Saham Properti Premium Ini?

- Senin, 01 Desember 2025 | 17:30 WIB
UANG Melesat 175%, Siapa Dalang di Balik Saham Properti Premium Ini?

Bagi yang melirik saham UANG di bursa, mungkin bertanya-tanya: sebenarnya perusahaan ini bergerak di bidang apa sih? Jawabannya, PT Pakuan Tbk adalah pemain di sektor properti dan real estate. Tapi bisnisnya cukup beragam, lho. Mereka tak cuma membangun rumah, tapi juga mengelola akomodasi, fasilitas olahraga, hingga area rekreasi.

Kalau mau lihat bukti karyanya, salah satu proyek andalannya adalah Shila at Sawangan di Depok. Kawasan premium ini menggabungkan hunian komersial dan residensial di atas lahan yang sangat luas.

Menurut informasi perusahaan, luas proyeknya mencapai 102 hektare. Di dalamnya, Anda bisa menemukan rumah tapak dan apartemen. Yang menarik, ada danau buatan seluas 26 hektare yang jadi pusat pemandangan kawasan. Cukup megah, bukan?

Nama Pakuan sendiri punya sejarah panjang. Dulu, perusahaan ini beroperasi dengan nama PT Pakuan International Country Club. Intinya, mereka mengelola kompleks lapangan golf, hotel, resort, dan restoran. Fasilitas itu kini kita kenal sebagai Sawangan Golf, Hotel & Resort.

Di sisi lain, untuk mengembangkan sayap, perseroan pun menjalin kolaborasi. Mitranya adalah PT Diamond Development Indonesia, yang tak lain adalah anak usaha raksasa Jepang, Mitsubishi Corporation. Dari kerja sama ini, lahirlah tiga klaster perumahan premium: Tilia, The Grove, dan Lake Series.

Perlu diingat, Pakuan merupakan bagian dari Vasanta Group. Grup pengembang real estate ini sendiri sudah berdiri sejak 2015.

Lalu, bagaimana dengan kepemilikannya?

PT Pakuan Tbk tercatat melantai di bursa pada Juli 2020. Kala itu, mereka melepas 275 juta saham dengan harga Rp125 per lembar. Hasilnya? Dana segar sebesar Rp34,37 miliar berhasil dihimpun.

Berdasarkan laporan per 31 Oktober 2025, pengendali saham UANG adalah PT Sirius Surya Sentosa. Mereka memegang kendali atas 730 juta saham, atau setara 60,34% dari total saham yang beredar.

Berikut rincian pemegang saham utamanya:

PT Sirius Surya Sentosa: 730 juta saham (60,34%) – pengendali.
PT Basis Utama Prima: 196 juta saham (16,23%).
PT Bhinneka Abadi: 114 juta saham (9,48%).
Masyarakat: 168 juta saham (13,93%).

Nah, penerima manfaat akhir atau pemilik sejatinya adalah Tri Ramadi. Ada info tambahan nih, PT Basis Utama Prima adalah perusahaan investasi milik Happy Hapsoro.

Hapsoro ini pengusaha yang namanya cukup dikenal di pasar modal. Dia punya beberapa emiten lain, kebanyakan di sektor energi dan perhotelan. Beberapa saham yang terafiliasi dengannya, misalnya, adalah BUVA dan MINA.

Bagaimana kinerja sahamnya di pasar? Pada perdagangan Senin, 1 Desember 2025, UANG ditutup menguat 7,18% ke level Rp5.600 per saham. Yang luar biasa, dalam sebulan terakhir, grafiknya melesat hingga 175,86%. Kenaikan yang fantastis.

Jadi, itulah profil singkat UANG. Intinya, mereka adalah pengembang properti dengan proyek-proyek premium dan kepemilikan yang cukup kuat di belakangnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar