Analis BNI Sekuritas Soroti Level Krusial 8.870 untuk Rebound IHSG

- Selasa, 13 Januari 2026 | 09:00 WIB
Analis BNI Sekuritas Soroti Level Krusial 8.870 untuk Rebound IHSG

Setelah ditutup melemah kemarin, IHSG hari ini berpeluang untuk rebound. Indeks sempat turun 0,58 persen ke posisi 8.884,72, tapi ada angin segar dari aktivitas investor asing yang justru melakukan net buy senilai Rp205 miliar. Saham-saham seperti BBRI, ANTM, TLKM, ADRO, dan IMPC jadi favorit mereka.

Nah, menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, kunci pergerakan hari ini ada di level 8.870.

"IHSG berpotensi rebound jika kuat bertahan di support 8.870," ujarnya dalam riset yang dirilis Selasa (14/1/2026).

Tapi dia juga mengingatkan, "Hati-hati jika break di bawah 8.870, IHSG potensi koreksi kembali ke 8.700-8.720."

Secara teknis, support hari ini diperkirakan berada di kisaran 8.720-8.780. Di sisi lain, untuk bergerak naik, indeks perlu menembus resistance di rentang 8.930 hingga 9.000. Dengan peta pergerakan seperti itu, Fanny punya enam rekomendasi saham yang layak dipantau.

Pertama, EMAS. Rekomendasinya Spec Buy. Area beli di Rp5.375-Rp5.400, dengan cutloss di bawah Rp5.325. Target dekatnya Rp5.475-Rp5.650.

Kemudian ada PGAS. Masuk kategori Spec Buy juga. Bisa dibeli di area Rp1.955-Rp1.965. Kalau turun sampai di bawah Rp1.945, sebaiknya cutloss. Targetnya Rp1.995-Rp2.020.

BKSL juga masuk daftar. Untuk saham ini, area beli idealnya di Rp161-Rp164. Batas amannya di Rp160, jadi cutloss jika jatuh di bawah itu. Target harga dekat ada di Rp168-Rp176.

Berikutnya MSIN. Strateginya sedikit berbeda: Buy if Break Rp466. Targetnya Rp480-Rp500, sementara cutloss diatur di bawah Rp454.

ADRO, yang juga dibeli asing kemarin, direkomendasikan dengan skema Spec Buy. Area akumulasi di Rp2.130-Rp2.150. Cutloss di Rp2.100, dengan target menggiurkan di Rp2.200-Rp2.300.

Terakhir, CUAN. Spec Buy di area Rp1.905-Rp1.915. Batas cutloss di Rp1.885, dan target dekatnya di Rp1.940-Rp1.975.

Jadi, pasar hari ini memang penuh dengan sinyal campur aduk. Tapi setidaknya, ada beberapa peta yang bisa dijadikan panduan oleh para trader.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar