Pasar saham diprediksi bakal berjalan dengan dua arah yang berbeda hari ini. IHSG kemungkinan bergerak dalam rentang yang cukup lebar, antara 8.470 dan 8.599.
Analisis dari WH Project menyoroti bahwa sentimen dari rebalancing MSCI masih membayangi. Di satu sisi, momen ini memang memberi angin segar. Aliran dana asing biasanya membanjir, mendorong indeks dan melambungkan harga beberapa saham tepat sebelum bel penutupan berbunyi.
Hal itu sudah terbukti kemarin. IHSG sukses melonjak 1,85 persen ke level 8.570,25, menjauh cukup signifikan dari zona psikologis 8.400.
Tapi, di balik penguatan itu, ada risiko yang mengintai.
Demikian penjelasan William Hartanto, Founder WH Project, dalam risetnya yang dirilis Senin kemarin.
Dia melanjutkan, melihat terbentuknya gap teknikal dan kenaikan cepat di saham-saham besar, pasar kemungkinan besar akan bergerak tak menentu. Pola ini sebenarnya bukan hal baru. Sejarah mencatat, IHSG kerap bergerak variatif usai mencatatkan rekor tertinggi baru.
Artikel Terkait
Harga Minyak Diprediksi Tertekan hingga 2026, Baru Pulih Setelahnya
Pasar Tenaga Kerja AS Mandek, Tapi Tingkat Pengangguran Justru Menyusut
Beras untuk Rakyat 2026 Dijamin Aman, Stok Bulog Capai 3,2 Juta Ton
Iran di Ambang Perubahan: Krisis Ekonomi dan Gejolak Sosial Menggerus Fondasi Republik Islam