Pendiri DATA Ambil Alih Kendali ATAP Lewat Akuisisi Saham Mayoritas

- Kamis, 20 November 2025 | 18:10 WIB
Pendiri DATA Ambil Alih Kendali ATAP Lewat Akuisisi Saham Mayoritas

Budi Aditya Erna Mulyanto, sang pendiri PT Remala Abadi Tbk (DATA), baru saja mengumumkan rencana besar. Dia berencana mengakuisisi emiten properti PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP). Tak tanggung-tanggung, yang dibidik adalah 637,5 juta saham atau setara dengan 51 persen kepemilikan.

Menurut Edo Noviardi, Direktur Trimitra Prawaraland, langkah ini sudah dimulai dengan penandatanganan Kesepakatan Awal. Dokumen itu diteken pada 20 November 2025 oleh pengendali ATAP, PT Trimitra Prawara, dan Budi sendiri. "Kesepakatan Awal ini jadi dasar untuk negosiasi lebih lanjut soal rencana pengambilalihan," jelas Edo lewat keterbukaan informasi, Kamis (20/11/2025).

Kalau semuanya berjalan mulus, transaksi ini akan mengubah peta kepemilikan. "Setelah proses jual beli saham selesai, pembeli akan menjadi pengendali baru perusahaan," tambahnya. Jadi, posisi PT Trimitra Prawara sebagai pemegang kendali bakal berganti.

Lalu, apa alasan di balik akuisisi ini? Ternyata, Budi punya ambisi untuk ekspansi usaha dan investasi. Saat ini, portofolio properti ATAP memang cukup menarik. Mereka punya dua proyek: Bumi Abhirama Residence di Sawangan, Depok, dan Cibungbulang Townhill (Citoh) di Kabupaten Bogor.

Perlu diingat, PT Trimitra Prawara saat ini masih menjadi pemegang saham utama. Mereka menguasai 76 persen saham ATAP. Sementara itu, sekitar 20 persen dipegang publik dan sisanya ada di tangan manajemen.

Budi sendiri bukan nama baru di dunia bisnis. Bersama Verah Wahyudi Singgih Wong, dia dulu adalah pemilik Remala Abadi, perusahaan Internet Service Provider (ISP) yang kini jadi emiten DATA. Meski DATA sudah diambil alih Djarum Group lewat PT Ifortek Solusi Infotek (40 persen), istri Budi masih memegang 40,08 persen saham.

Tak hanya di DATA, jejak Budi juga terlihat di PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI). Dia memegang 146,7 juta saham atau sekitar 13,6 persen. Kepemilikan yang signifikan itu membuatnya dipercaya menjabat sebagai Komisaris di perusahaan tersebut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar