Perubahan manajemen di PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia ternyata membawa angin segar. Perusahaan ini kini mulai mengarahkan transformasi bisnisnya, dengan fokus utama pada penguatan lini wealth management. Tujuannya jelas: memperluas basis nasabah dan mendiversifikasi produk investasi yang ditawarkan.
Menurut Prisa Ngadianto, Head of Retail Business Mirae Asset Sekuritas, ada persepsi yang perlu diluruskan. Selama ini, masyarakat kerap melihat sekuritas cuma urusan jual-beli saham. Padahal, kemampuan mereka jauh lebih dari itu.
"Pada dasarnya kami ingin nasabah memiliki alternatif investasi yang lebih luas," ujar Prisa.
"Selama ini, sekuritas sering dipersepsikan hanya untuk saham, sementara dana besar justru ditempatkan di bank. Banyak yang belum tahu bahwa sekuritas juga menyediakan produk seperti reksa dana. Padahal, di perbankan tidak tersedia instrumen saham seperti di sekuritas," tambahnya dalam keterangan media di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Intinya, Mirae Asset ingin mengubah pola pikir nasabah. Mereka berharap sekuritas bisa dilihat sebagai pusat investasi terpadu. Bayangkan, nasabah tak cuma main saham, tapi juga bisa mengelola seluruh portofolio investasinya dari reksa dana hingga obligasi dalam satu platform tunggal.
“Ke depan, kami ingin nasabah melihat bahwa seluruh kebutuhan investasi mulai dari saham, reksa dana hingga obligasi bisa dilakukan di satu tempat,” tegas manajemen.
Artikel Terkait
Avia Avian Bidik Kepemilikan Lebih Besar di Dextone Lemindo
Lippo Karawaci Siapkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham
Rupiah Melemah ke Rp17.127, Tekanan dari Ketegangan AS-Iran dan Sikap Hati-hati Pelaku Usaha
IHSG Melonjak 2,14% Didorong Aksi Beli Luas di Sesi I