Jakarta Utara jadi sasaran operasi polisi siang ini. Tim dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggerebek sebuah gudang di kawasan Penjaringan yang diduga kuat menjadi sarang penyimpanan barang selundupan.
Penggerebekan ini dipimpin langsung oleh dua pimpinan. Ada Brigjen Ade Safri Simanjuntak selaku Direktur Tipideksus, dan Kombes Arif Budiman sebagai Wakil Direktur. Mereka turun langsung memantau proses penyitaan.
Dan hasilnya? Tidak main-main. Ribuan ponsel impor ilegal berhasil diamankan dari lokasi oleh Tim Satgas Gakkum Penyelundupan. Barang-barang itu kini jadi barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Operasi ini seolah melanjutkan tren pengungkapan kasus besar oleh Dittipideksus belakangan ini. Sebelumnya, mereka sudah membongkar jaringan pengolahan emas ilegal yang merangsek ke ranah pencucian uang. Nilainya fantastis: transaksi mencurigakan mencapai Rp 25,9 triliun.
"Laporan dari PPATK jadi pintu masuknya," jelas Brigjen Ade Safri Simanjuntak.
Menurutnya, laporan itu menyoroti transaksi mencurigakan jual-beli emas oleh toko emas dan perusahaan pemurnian. Emasnya diduga berasal dari pertambangan tanpa izin alias PETI, yang beroperasi dari Kalimantan Barat hingga Papua Barat dalam kurun 2019 sampai 2025.
Dari penyelidikan, terkuak akumulasi transaksi dari tambang ilegal itu memang mencapai angka Rp 25,9 triliun. Uang itu mengalir dari penjualan ke beberapa perusahaan pemurnian dan eksportir.
Untuk mengusut tuntas, penyidik tak tinggal diam. Mereka menggeledah lima lokasi di Nganjuk dan Surabaya akhir Februari lalu. Hasilnya, sejumlah barang bukti disita. Ada emas perhiasan 8,16 kg, emas batangan 51,3 kg yang nilainya sekitar Rp 150 miliar, plus uang tunai Rp 7,13 miliar.
Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka: TW, DW, dan BSW. Karena modusnya kompleks, kasus ini dikembangkan ke ranah tindak pidana pencucian uang. Beberapa perusahaan pun digeledah, termasuk PT Simba Jaya, PT Indah Golden Signature, dan PT Suka Jadi Logam.
Nampaknya, gudang di Penjaringan ini bukan akhir cerita. Bareskrim masih terus membongkar jaringan ekonomi ilegal yang menggerogoti negara.
Artikel Terkait
Luis Suarez Dicoret dari Skuad Uruguay untuk Piala Dunia 2026, Bielsa Pilih Darwin Nunez
KSAD Maruli Kenang Dedikasi Ryamizard Ryacudu sebagai Prajurit dan Tokoh Bangsa
Taspen Pastikan Pencairan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Dimulai 2 Juni 2026
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu, Kemhan Gelar Penghormatan Militer