Hujan deras mengguyur Gunung Putri, Bogor, Selasa lalu. Tapi bukan cuma air yang turun dengan lebatnya. Angin kencang ikut menyapu, dan akibatnya cukup parah. Pohon-pohon tumbang di beberapa titik, merusak apa saja yang ada di bawahnya.
Di Desa Wanaherang, sebuah rumah warga jadi korban. Atapnya rusak diterpa angin. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengonfirmasi kejadian ini.
"Terjadi angin kencang di Desa Wanaherang saat hujan berlangsung. Akibatnya, satu unit rumah terdampak mengalami kerusakan pada bagian atap," jelas Adam.
Sayangnya, bukan hanya properti yang rusak. Seorang warga, Suryaningsih (52), mengalami luka-luka. Kepalanya terluka, meski dikategorikan ringan.
"Korban luka satu orang atas nama Suryaningsih (52). Kondisi korban mengalami luka ringan pada bagian kepala. Saat ini korban ditangani bidan Desa Wanaherang," imbuhnya.
Kerusakan rumah itu sendiri ternyata cukup serius. Adam menegaskan, kondisi bangunan sudah membahayakan dan tidak layak huni untuk sementara. Keluarga yang tinggal di dalamnya pun terpaksa mengungsi.
"Untuk saat ini rumah sementara tidak bisa ditempati karena kondisi rumah yang rentan roboh di bagian atap. Rumah dihuni empat jiwa, sementara mengungsi di rumah saudara di alamat yang sama," kata Adam.
Artikel Terkait
Pemkab Tulungagung Gelar Konsolidasi Pasca OTT KPK, Kemendagri dan Jatim Beri Pendampingan
Jadwal Salat untuk DKI Jakarta, Rabu 15 April 2026
PSI Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Nasional Perkuat Struktur Daerah
Dua Pengamen di Serang Ditangkap Polisi Jual Motor Curian lewat WhatsApp