Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Astra Graphia Tbk baru saja usai digelar, Rabu (15/4/2026). Dari paparan yang disampaikan, kinerja perusahaan di tahun 2025 terbilang gemilang. Bagaimana tidak? Laba bersih mereka melesat hingga Rp271 miliar. Angka itu menunjukkan pertumbuhan solid sebesar 32% jika dibandingkan dengan realisasi di tahun 2024.
Di sisi lain, pendapatan bersihnya juga tak kalah impresif, menyentuh Rp2,99 triliun. Kenaikan ini bukan datang tiba-tiba.
Menurut Presiden Direktur Astra Graphia, Hendrix Pramana, ada beberapa faktor kunci di balik capaian tersebut. "Kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan di solusi teknologi informasi, penerapan operational excellence sebagai fondasi utama," jelasnya kepada media usai rapat.
Hendrix juga menambahkan, semua itu didukung oleh pengelolaan arus kas yang sehat, percepatan digitalisasi proses bisnis, serta inovasi yang terus digalakkan.
Nah, dengan hasil bagus seperti itu, pemegang saham pun mendapat kabar gembira. RUPST menyetujui pembagian dividen senilai total Rp325 miliar. Rinciannya, setiap lembar saham berhak mendapatkan Rp241. Sebagian, yakni Rp30 per saham, ternyata sudah dibayarkan lebih dulu pada 24 Oktober 2025 lalu.
Lantas, sisa dividen sebesar Rp211 per saham dijanjikan akan cair paling lambat tanggal 13 Mei 2026 mendatang.
Agenda lain yang tak kalah penting adalah penguatan struktur kepemimpinan. Rapat telah mengesahkan susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi. Santosa tetap memegang posisi sebagai Presiden Komisaris, sementara Hendrix Pramana masih dipercaya memimpin operasional sebagai Presiden Direktur.
Berikut susunan lengkapnya:
- Presiden Komisaris: Santosa
- Komisaris: Gunawan Geniusahardja
- Komisaris Independen: Arya Narayana Soemali
- Komisaris Independen: Cynthia Afriani
- Presiden Direktur: Hendrix Pramana
- Direktur: King Iriawan Sutanto
- Direktur: Widi Triwibowo
- Direktur: Trivena Nalsalita
Dengan fondasi kinerja yang kuat dan kepemimpinan yang mapan, Astragraphia tampaknya sedang memacu laju untuk menghadapi tantangan tahun-tahun ke depan.
Artikel Terkait
BFIN Alokasikan Seluruh Saham Treasuri untuk Program MESOP Karyawan
CIMB Niaga Bagikan Dividen Tunai Rp4,07 Triliun pada Mei 2026
Pemegang Saham Setujui Stock Split 1:2 Saham ITSEC Asia
ITSEC Asia Dapat Restu Pemegang Saham untuk Stock Split 1:2