6 Pemain Diaspora Andalan Indra Sjafri untuk Timnas Indonesia U-22 Vs Mali U-22
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, telah mengumumkan daftar 33 pemain untuk menghadapi laga uji coba melawan Timnas Mali U-22. Pertandingan persahabatan ini akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025. Yang menarik, dari skuad tersebut, terdapat enam nama pemain diaspora yang dipanggil untuk memperkuat tim.
Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan matang menuju SEA Games 2025 di Thailand. Kehadiran para pemain diaspora ini diharapkan dapat menambah kekuatan dan variasi permainan Timnas Indonesia U-22. Berikut adalah profil keenam pemain diaspora yang siap membela Timnas Indonesia U-22.
Daftar Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-22
1. Luke Xavier Keet (GS Ilioupolis)
Luke Xavier Keet adalah pemain berdarah Indonesia-Australia yang berposisi sebagai fullback atau winger kiri. Saat ini, ia membela klub GS Ilioupolis yang berlaga di Liga 2 Yunani. Pemain ini telah mencicipi pertandingan kompetitif dengan tampil selama 45 menit dalam ajang Piala Yunani. Kemampuannya di sisi pertahanan dan serangan akan menjadi aset berharga.
2. Muhammad Mishbah (Aguilas-UMak)
Muhammad Mishbah adalah gelandang serang yang bermain untuk Aguilas-UMak di Liga 1 Filipina. Di usianya yang masih 20 tahun, ia telah menunjukkan kontribusi nyata dengan mencetak satu assist dalam satu penampilannya. Bakat mudanya ini menjanjikan masa depan cerah untuk Timnas Indonesia.
3. Reycredo Beremanda (Aguilas-Umak)
Reycredo Beremanda adalah winger fleksibel yang bisa diandalkan di kedua sisi sayap, bahkan juga sebagai fullback kiri. Seperti Mishbah, ia juga membela Aguilas-Umak dan merupakan jebolan akademi Persib Bandung. Fleksibilitas posisinya memberikan banyak opsi taktik bagi Indra Sjafri.
4. Ivar Jenner (Jong Utrecht)
Kembalinya Ivar Jenner ke skuad Timnas Indonesia U-22 setelah 1,5 tahun absen menjadi angin segar. Gelandang bertinggi 188 cm ini membawa pengalaman bermain di Belanda bersama Jong Utrecht, di mana ia telah mencetak satu gol dari 12 penampilan. Fisiknya yang kokoh dibutuhkan untuk menghadapi gaya permainan fisik Mali.
5. Mauro Zijlstra (FC Volendam)
Mauro Zijlstra adalah pemain muda yang bersinar di tim U-21 FC Volendam. Meski belum turun untuk tim senior di Eredivisie, produktivitasnya di level muda sangat mencengangkan dengan torehan tiga gol dari tiga pertandingan. Formasinya yang bagus berpotensi mengancam pertahanan Mali.
6. Dion Markx (Top Oss)
Dion Markx hadir sebagai bek tengah andalan dengan tinggi 188 cm. Pemain yang membela Top Oss di Liga 2 Belanda ini dikenal dengan ketanggahan dalam bertahan dan keahliannya dalam mengirim umpan-umpan panjang. Kehadirannya akan memperkuat lini belakang Indonesia.
Dengan kombinasi antara pemain lokal dan diaspora, Timnas Indonesia U-22 diharapkan dapat tampil maksimal dalam uji coba melawan Mali U-22 dan memberikan hasil yang optimal pada SEA Games 2025 mendatang.
Artikel Terkait
Ronaldo Kenakan Bisht Usai Bawa Al Nassr Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi
Harga Cabai Meroket Hampir 20 Persen Menjelang Ramadhan
Seskab Bantah Isu Produk AS Bebas Masuk Tanpa Sertifikasi Halal
Petani Perkuat Pasokan Sayur Jelang Ramadan di Tengah Tantangan Cuaca Ekstrem