Entitas tersebut ingin menjual data Bais TNI yang memuat nama, satuan hingga aksi unjuk rasa berukuran 773 kilobyte (kB) dengan harga 1.000 dollar AS, sedangkan file berukuran 33,7 gigabyte (GB) dengan Harga 7.000 dollar AS di Breach Forums.
Data yang diretas dalam laman tersebut berdasarkan penelusuran Kompas pada Rabu (26/6/2024) berupa nama-nama prajurit, pangkat, asal satuan, email, nomor telepon, nomor registrasi pokok (NRP), hingga data aksi-aksi unjuk rasa.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Dibuka 24 Jam untuk Percepatan Logistik Bencana
Ripstix Bergema, Semangat Menggelegar: Pound Fit Serbu WTC Mangga Dua
Rebahin Sudah Tutup, Ini Daftar Platform Nonton Legal yang Bisa Dicoba
Menkeu Purbaya Dapat Mandat Baru Kelola Dana Cadangan Fiskal