Perundingan damai di Islamabad akhir pekan lalu buntu. Tak ada kesepakatan yang dicapai. Kini, di tengah ketegangan yang makin memanas, Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan langkah militer baru terhadap Iran. Serangan terbatas disebut-sebut sebagai salah satu opsi yang ada di atas meja.
Menurut sejumlah sumber yang diwawancarai The Wall Street Journal, Presiden Donald Trump dan lingkaran dalamnya tengah membahas kemungkinan itu. Rencana ini tampaknya lebih dari sekadar blokade maritim di sekitar Selat Hormuz, yang sebelumnya juga digodok untuk memotong jalur kapal-kapal Iran.
Dari lapangan golfnya di Florida, Trump sendiri memberi sinyal keras. Saat diwawancara Fox News, ia menyebut pembangkit listrik dan instalasi pengolahan air Iran bisa jadi sasaran jika keadaan memburuk.
"Saya sebenarnya tidak ingin melakukannya," ujarnya.
Artikel Terkait
Survei: 74,1 Persen Publik Puas dengan Kinerja Awal Pemerintahan Prabowo-Gibran
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Kembali ke Meja Perundingan
Sunderland Tundukkan Tottenham 1-0 Berkat Gol Tunggal Mukiele
BI Perkuat Intervensi di Pasar Valas untuk Jaga Stabilitas Rupiah