Pengemudi Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Polisi Dalami Dugaan Tabrak Lari

- Minggu, 07 Juni 2026 | 19:15 WIB
Pengemudi Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang, Polisi Dalami Dugaan Tabrak Lari

Seorang pengemudi Toyota Fortuner berinisial ES (44) menjadi sasaran amuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026) sore. Kendaraan berwarna putih itu dikerumuni dan dirusak oleh warga hingga kaca pecah dan bodi penyok, sebelum akhirnya pengemudi diamankan aparat kepolisian setempat.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengungkapkan bahwa pengemudi dan kendaraannya ditemukan oleh anggota kepolisian di lokasi kejadian. Keduanya langsung dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Dan kemudian untuk pengemudi Fortuner dan mobil Fortuner dari TKP ditemukan oleh Briptu Deri (Anggota SPKT) dibawa ke kantor polsek lanjut,” kata Dhimas saat dikonfirmasi pada Minggu (7/6/2026).

Saat dimintai keterangan, pengemudi menunjukkan respons yang tidak biasa. Polisi menilai yang bersangkutan tampak kebingungan dan tidak mampu memberikan penjelasan yang koheren terkait kronologi kejadian. “Saat ditanya-tanya dengan tujuan untuk mengetahui kronologis kejadian dan menentukan pembuatan LP, namun yang bersangkutan tidak nyambung (seperti orang kebingungan),” ujar Dhimas.

Sekitar 20 menit kemudian, orang tua pengemudi datang ke Polsek Metro Tanah Abang menemui petugas. Kepala SPKT, Aiptu Hari Santosa, yang menemui mereka menyatakan bahwa pihak keluarga tidak bersedia membuat laporan polisi. “Dan selang sekitar 20 (dua puluh) menit kemudian bahwa orang tuanya datang ditemui oleh Ka SPKT Aiptu Hari Santosa dan disaat ditanya, tidak mau membuat laporan dan kemudian membawa anaknya pulang berikut mobilnya,” ucap Dhimas.

Di sisi lain, polisi belum menemukan bukti adanya kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur pada waktu kejadian. “Setelah dilakukan pengecekan pada waktu kejadian untuk lakanya tidak ada di Jalan Mas Mansyur,” ucap Dhimas menegaskan.

Video amuk massa tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak warga mengerumuni dan merusak sejumlah bagian kendaraan hingga mengalami kerusakan cukup parah. Narasi yang berkembang di masyarakat menyebut insiden itu dipicu oleh dugaan tabrak lari. Namun, polisi menyatakan dugaan tersebut masih dalam tahap pendalaman.

“Pada hari ini Sabtu, 06 Juni 2026 jam 16.30 WIB, piket Opsnal mendapat laporan dari KSPK melalui 110 bahwa di JL KH Mas Mansyur tepatnya di putaran Bata Pasar Tanah Abang adanya keributan yang terjadi. Setelah didalami, ternyata didapati mobil sudah dalam keadaan kaca pecah dan body mobil penyok,” kata Dhimas. “Dugaan masih didalami dan TKP masih dalam penyelidikan,” sambungnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar