Jakarta - Sorotan kembali muncul soal pengangkatan pejabat publik. Kali ini, pelantikan Nuryanti sebagai Direktur Bina Perluasan Kesempatan Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan oleh Menteri Yassierli yang menuai kritik. Prosesi yang berlangsung pada Selasa, 7 April 2026 lalu itu, menurut sejumlah pihak, patut dipertanyakan.
Anshar Ilo, Ketua Umum Logis 08, termasuk yang bersuara lantang. Baginya, pengangkatan pejabat seharusnya lebih jernih. Transparan, dan jelas rekam jejak kinerjanya. "Ini menimbulkan tanda tanya besar," ujarnya tegas.
Anshar lalu membeberkan alasan kekhawatirannya. Nuryanti sebelumnya diketahui pernah memimpin Dinas Perindustrian NTB. Namun, karirnya di daerah itu tak berjalan mulus. Berdasarkan informasi yang beredar, ia justru dimutasi bahkan didemosi oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Penyebabnya? Evaluasi kinerja yang dinilai tidak maksimal, khususnya dalam hal pelayanan publik.
Nah, yang jadi persoalan, di tingkat pusat ia malah dapat kepercayaan penuh. Jabatan strategis di Kemnaker pun disandangnya. "Bagaimana mungkin seseorang yang didemosi di daerah karena dianggap tidak maksimal, justru diangkat ke posisi strategis di pusat?" tanya Anshar, Minggu (12/4).
Artikel Terkait
Jatinegara: Dari Basis Perlawanan Pangeran Jayakarta hingga Kota Satelit Batavia
Pemprov DKI Siap Renovasi Total Museum MH Thamrin Jadi Ikon Baru Jakarta
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0, Perburuan Gelar Premier League Makin Sengit
Chelsea Hadapi Manchester City di Stamford Bridge, Tekanan Besar untuk Perburuan Poin