IHSG Ditutup Melemah 0,92 Persen ke Level 6.905, Rawan Koreksi ke Kisaran 6.645

- Selasa, 12 Mei 2026 | 07:01 WIB
IHSG Ditutup Melemah 0,92 Persen ke Level 6.905, Rawan Koreksi ke Kisaran 6.645

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi terakhir perdagangan, turun 63,78 poin atau 0,92 persen ke level 6.905,62. Pelemahan ini menandai berakhirnya sesi di zona merah setelah sejumlah tekanan mewarnai pergerakan bursa saham domestik.

Berdasarkan riset MNC Sekuritas yang dirilis pada Senin (11/5/2026), pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada dalam bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). Dalam skenario terburuk, indeks berpotensi rawan terkoreksi ke rentang 6.645 hingga 6.838. Sementara itu, jika terjadi penguatan, indeks diperkirakan akan menguji kembali level 6.972 hingga 7.012.

Adapun level support IHSG berada di angka 6.838 dan 6.745, sedangkan resistance terpantau pada level 7.069 dan 7.207. Di tengah kondisi ini, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang patut dicermati oleh investor.

Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan penguatan sebesar 1,93 persen ke level Rp3.700, disertai munculnya volume pembelian. Menurut analis, posisi ANTM saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (C). Rekomendasi yang diberikan adalah buy on weakness pada rentang Rp3.640 hingga Rp3.700, dengan target harga Rp3.890 dan Rp4.110, serta stoploss di bawah Rp3.530.

Di sisi lain, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) justru terkoreksi 3,26 persen ke level Rp890, disertai tekanan jual yang cukup kuat. Koreksi ini berada di bawah MA20, dan posisi KLBF diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) dari wave [Y]. Rekomendasi trading buy diberikan pada rentang Rp870 hingga Rp880, dengan target harga Rp970 dan Rp1.010, serta stoploss di bawah Rp850.

Sementara itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 3,24 persen ke level Rp2.870, didukung volume pembelian yang meningkat. Posisi MDKA saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iii] dari wave C. Rekomendasi buy on weakness diberikan pada rentang Rp2.500 hingga Rp2.730, dengan target harga Rp2.980 dan Rp3.100, serta stoploss di bawah Rp2.450.

Terakhir, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) terkoreksi 2,57 persen ke level Rp4.920, masih didominasi tekanan jual dengan volume yang mengecil. Posisi PTRO diperkirakan sedang berada di akhir wave (B) dari wave [B]. Rekomendasi buy on weakness diberikan pada rentang Rp4.530 hingga Rp4.850, dengan target harga Rp5.575 dan Rp6.675, serta stoploss di bawah Rp4.130.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar