Bank Pembangunan Asia (ADB) baru saja merilis proyeksi ekonomi yang cukup optimis untuk Indonesia. Menurut lembaga keuangan internasional itu, pertumbuhan PDB kita diprediksi bakal menguat ke level 5,2 persen pada tahun 2026 dan 2027 mendatang. Angka ini tentu jadi angin segar.
Laporan bertajuk Asia Development Outlook (ADO) itu dirilis Jumat lalu, 10 April 2026. Di dalamnya, ADB menyebut momentum pertumbuhan awal kemungkinan akan berlanjut. Tapi, ada satu catatan penting.
"Kecuali konflik di Timur Tengah berkepanjangan dan memburuk," begitu bunyi pernyataan mereka.
Jadi, situasi geopolitik global tetap menjadi faktor penentu. Namun begitu, ADB melihat fondasi dalam negeri cukup kuat untuk mendongkrak pertumbuhan. Konsumsi rumah tangga, misalnya, diperkirakan bakal tetap tangguh. Apa penyebabnya? Pertumbuhan pendapatan yang stabil dan dukungan kebijakan dari pemerintah dinilai akan terus menyokong daya beli masyarakat.
Di sisi lain, sektor investasi juga diprediksi membaik. Peningkatannya akan bertahap, seiring dengan perkembangan industri hilir dan makin semangatnya partisipasi swasta.
Artikel Terkait
Meta Diapresiasi Patuhi Aturan Anak, Google Ditegur Pemerintah
Gubernur DKI Minta PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mendadak
Pariwisata Indonesia Tumbuh, Kunjungan Wisman Naik 13,37% pada Februari 2026
Aturan WFH ASN Berlaku, Kantor Imigrasi Tetap Buka Penuh