Gubernur DKI Minta PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mendadak

- Jumat, 10 April 2026 | 12:45 WIB
Gubernur DKI Minta PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mendadak

Jakarta sempat gelap pada Kamis malam lalu. Listrik padam di sejumlah wilayah, dan dampaknya langsung terasa. Gangguan suplai di beberapa gardu induk PLN itu bikin kacau. Perjalanan LRT dan MRT Jakarta pun ikut terganggu, menambah kesemrawutan ibu kota di malam hari.

Menanggapi kejadian ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara. Ia menegaskan, urusan pemadaman listrik sepenuhnya ada di bawah kendali PLN.

"Pemadaman ini kan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN, tapi dampaknya kepada kami. Salah satunya MRT, kemudian LRT juga terkena,"

ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Namun begitu, ia berharap kejadian serupa tak terulang. Alasannya jelas: listrik adalah kebutuhan vital. Bukan cuma untuk masyarakat, tapi juga untuk pelayanan publik yang harus terus berjalan.

"Tentunya kami mengharapkan ini jangan terulang kembali karena memang sekarang ini energi ini kan menjadi sesuatu yang sangat penting yang dibutuhkan oleh masyarakat,"

tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyentuh soal efisiensi energi. Situasi global, imbas dari perang di Timur Tengah, membuat isu ini semakin mendesak. Ia sepakat dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penghematan.

"Karena dengan perang yang masih panjang ini tentunya kita juga saya sangat setuju apa yang disampaikan dalam arahan Presiden, kita memang harus berhemat energi, efektif menggunakan yang benar-benar,"

jelasnya.

Lalu, apa langkah konkretnya? Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menjalankan salah satu bentuk penghematan: menerapkan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara setiap hari Jumat. Kebijakan ini diyakini bisa menghemat stok BBM, khususnya di Ibu Kota.

"Work From Home bagi Jakarta semuanya akan dijalankan kecuali hal yang berkaitan dengan pelayanan publik saya tetap minta mereka untuk bekerja seperti biasa,"

pungkas Pramono.

Jadi, selain berharap tak ada pemadaman mendadak lagi, langkah penghematan pun digencarkan. Semuanya untuk menjaga ketahanan energi di tengah situasi yang tak menentu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar