Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China

- Jumat, 10 April 2026 | 00:30 WIB
Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China

tambah Rohan, menggambarkan kesamaan kondisi yang justru menjadi pertimbangan teknis.

Sebelumnya, Danantara sudah menetapkan delapan pemenang proyek PSEL. Hasilnya? Enam di antaranya berasal dari China. Dua lainnya dari Prancis dan Jepang.

Dari China, perusahaan yang terpilih antara lain Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd, Wangneng Environment Co., Ltd, dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co Ltd. Lalu ada SUS Indonesia Holding Limited, China Conch Venture Holding Limited, serta PT Jinjiang Environment Indonesia.

Sementara untuk dua slot lainnya, diisi oleh Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd asal Prancis dan Mitsubishi Heavy Industries Environmental and Chemical Engineering dari Jepang.

Pilihan ini jelas menimbulkan diskusi. Tapi bagi Danantara, kemiripan karakter sampah dan pengalaman lapangan menjadi pertimbangan yang tak bisa diabaikan. Mereka butuh teknologi yang bisa langsung nyambung dengan realita di lapangan, bukan sekadar teori.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar