Memang, dua momen itu libur Natal-Tahun Baru dan angkutan Lebaran jadi penyumbang utama. Untuk mengantisipasinya, seluruh bandara yang dikelola InJourney disiagakan 24 jam. Tujuannya jelas: memastikan ketersediaan penerbangan dan mengoptimalkan penggunaan slot waktu yang ada.
Di sisi lain, Pahlevi menambahkan, pembukaan rute-rute baru di berbagai bandara turut mendongkrak angka. Ini adalah buah kolaborasi erat dengan maskapai penerbangan.
Nah, bicara soal kesibukan, lima bandara ini jadi yang paling ramai pada tiga bulan pertama 2026. Posisi puncak masih dipegang Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan 13,48 juta penumpang. Disusul oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (5,34 juta), Juanda Surabaya (3,21 juta), Sultan Hasanuddin Makassar (2,34 juta), dan Kualanamu Deli Serdang (1,80 juta).
Ke depan, fokus akan bergeser. Memasuki kuartal kedua, perhatian akan lebih tercurah pada pelayanan calon jamaah haji dan juga momen libur anak sekolah. Puncak kesibukan baru sepertinya akan segera datang lagi.
Artikel Terkait
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo