Angka lalu lintas udara di Indonesia menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Menurut catatan PT Angkasa Pura Indonesia, atau InJourney Airports, sebanyak 38,20 juta penumpang tercatat melintas di 37 bandara mereka sepanjang kuartal pertama. Angka ini naik sekitar 5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya 36,38 juta.
Peningkatan tak hanya terjadi pada jumlah orang yang terbang. Pergerakan pesawatnya sendiri juga ikut melonjak. Dari Januari hingga Maret, totalnya mencapai 299.759 penerbangan naik 8,7% dari kuartal I tahun 2025.
Lalu, dari mana saja asal penumpangnya? Rute domestik masih mendominasi dengan 28,38 juta penumpang. Sementara itu, lalu lintas internasional juga cukup sibuk, menyumbang 9,82 juta penumpang.
Menurut Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, lonjakan ini sangat wajar. “Peningkatan permintaan perjalanan udara pada periode peak season di Januari 2026 dan Maret 2026 dapat diakomodir InJourney Airports melalui kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholders di bandara,” jelasnya.
Pernyataan itu disampaikannya dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).
Artikel Terkait
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo