Makassar – Suasana khidmat terasa di Apron Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (9/4/2026) pagi. Di bawah komando Komandan Lanud, Arifaini Nur Dwiyanto, upacara peringatan 80 tahun TNI Angkatan Udara digelar. Acara ini dihadiri oleh seluruh personel, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama, hingga para ASN. Tak ketinggalan, perwakilan dari berbagai satuan seperti Divisi Arhanud Pasgat, Wing Udara 4.2 dan 3.3, Skatek 044, serta Yonko 473 Pasgat juga memenuhi lokasi.
Delapan dekade bukan waktu yang singkat. Peringatan ini, tentu saja, menjadi momen refleksi atas pengabdian panjang TNI AU dalam menjaga langit Nusantara. Sebuah perjalanan yang dibangun dari dedikasi dan profesionalisme.
Dalam amanatnya yang dibacakan, Kepala Staf Angkatan Udara, M. Tonny Harjono, menyoroti perjalanan panjang itu. Ia menyebutnya sebagai wujud pengabdian tanpa batas, yang dirajut dari karya nyata prajurit lintas generasi.
“Pelaksanaan misi kemanusiaan internasional, hingga keterlibatan aktif dalam penanggulangan bencana nasional,”
begitu salah satu poin yang ditegaskannya, merujuk pada capaian setahun terakhir. Ia juga menyebut keberhasilan menjaga keselamatan penerbangan atau zero accident. Semua itu, menurutnya, adalah cerminan nyata dari kesiapan dan dedikasi TNI AU sebagai kekuatan udara yang tangguh.
Namun begitu, tantangan ke depan tidaklah ringan. Di tengah dinamika lingkungan strategis global yang makin kompleks, TNI AU dituntut untuk terus beradaptasi. Peningkatan profesionalisme, penguasaan teknologi mutakhir, dan penguatan SDM menjadi kunci. Hanya dengan cara itulah TNI AU bisa menjadi kekuatan yang AMPUH akuntabel, modern, dan profesional untuk menjawab segala tantangan masa depan.
Jadi, upacara ini jelas bukan sekadar rutinitas seremonial belaka. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk mengokohkan komitmen bersama. Komitmen untuk meningkatkan kesiapan operasional dan terus memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat penting. Di antaranya, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D.II Lanud Sultan Hasanuddin, Wakil Komandan Divisi Arhanud Pasgat, serta para Komandan Wing Udara dan kepala dinas. Kehadiran mereka semakin menegaskan makna kebersamaan dalam peringatan bersejarah ini.
Artikel Terkait
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di 12 Wilayah Jakarta pada 27 Mei hingga 5 Juni 2026
Persib Bandung Tutup Rapat Nilai Kontrak Pelatih Baru Igor Tolic
MUI: Pembelian Hewan Kurban Presiden Pakai APBN Sah Secara Syariat
Pemerintah Tegaskan Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Anggaran Banpres, Bukan Dana Pribadi