Nah, selain kuliah umum, ada program lain yang turut disosialisasikan: Genera-Z Berbakti. Program ini menarik. Konsepnya call for proposal yang ditujukan buat mahasiswa aktif, dari D3 sampai S1, yang punya semangat mengembangkan masyarakat desa. BCA akan memberikan dana pendanaan dan pembinaan. Yang lebih menarik lagi, para mahasiswa ini berkesempatan mewujudkan ide mereka langsung di Desa Bakti BCA.
Di sisi lain, pihak BCA juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
"BCA senantiasa membuka peluang kerja sama dengan seluruh perguruan tinggi. Melalui kolaborasi antara lembaga perbankan dengan institusi pendidikan seperti ini, kami yakin ke depannya akan semakin banyak SDM Indonesia dapat tumbuh menjadi pemimpin yang baik bagi dirinya sendiri dan masyarakat," kata Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.
Dia menegaskan komitmen perusahaan itu. "Kami berkomitmen membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat individu, komunitas, dan ekosistem."
Jadi, lewat BBI dan Genera-Z Berbakti, BCA sepertinya serius ingin menyiapkan generasi muda. Targetnya jelas: menyongsong Indonesia Emas 2045. Tentu saja, semua masih harus dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan.
Artikel Terkait
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo
Tim Geypens Kembali Boleh Bermain di Belanda, Izin Kerja Berlaku Hingga 2031
Pemerintah Pantau Ketat Dampak Gejolak Harga Global ke Bahan Baku Plastik
Lalu Lintas Udara Indonesia Tumbuh 5% di Kuartal I 2026