Merespons kondisi tersebut maka Kepala BNPB Suharyanto yang memimpin rapat koordinasi memastikan semua kebutuhan pokok bagi para korban dan petugas gabungan terpenuhi termasuk makanan berupa sayur dan buah selama masa tanggap darurat.
BNPB pun telah menyiapkan tim untuk mendapatkan sayur dan buah sekaligus armada kapal untuk mengangkut bahan makanan tersebut ke setiap tempat pengungsian selama pesawat udara masih belum bisa beroperasi.
Untuk diketahui, Pulau Tagulandang merupakan salah satu daerah selain Pulau Ruang yang paling terdampak rentetan erupsi Gunung Ruang pada 17 April dan 30 April 2024.
BNPB mencatat total ada sebanyak 12 ribu warga dari 13 kampung di Tagulandang yang harus dievakuasi ke tempat pengungsian di luar pulau tersebut. Hal demikian dikarenakan karena jarak pemukiman warga Tagulandang dengan puncak gunung api ini terpaut kurang dari 10 kilometer.
Evakuasi warga secara menyeluruh tersebut dilakukan sebagaimana rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) supaya warga setempat terhindar dari dampak lontaran material yang dimuntahkan bila sewaktu-waktu erupsi kembali terjadi.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi
Dirut Agrinas Bantah Langgar Aturan TKDN di Tengah Rencana Impor Mobil India
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional