Yang paling mencolok adalah proyek LPG Plant Jambi Merang. Kapasitas produksinya ditargetkan mencapai 320 metrik ton per hari. Saat ini, proyek yang dijadwalkan beroperasi pada kuartal II 2027 itu sudah lewat proses tender. Mereka sedang fokus pada evaluasi untuk akuisisi kilang yang sudah ada.
Tak hanya itu, ada juga persiapan untuk LPG Plant Senoro. Kapasitasnya sekitar 54 metrik ton per hari dengan target operasi di tahun 2027. Untuk proyek ini, pengembangannya mencakup pembangunan fasilitas flare gas recovery. Pengerjaan fasilitas pendukung itu sendiri ditargetkan selesai pada pertengahan tahun depan.
Dan masih ada lagi. Djoko menambahkan, pihaknya sedang mendorong pengembangan satu LPG Plant lagi di Jawa Timur. Potensi kapasitasnya sekitar 50 metrik ton per hari.
“Rencana ini tinggal menunggu arahan dan peresmian oleh Presiden,”
kata Djoko, menyebutkan bahwa proyek ini masih dalam tahap evaluasi skema dan komersialisasi. Jika semua berjalan mulus, target operasinya juga di tahun 2027.
Jadi, mulai tahun ini hingga beberapa tahun ke depan, sepertinya akan ada tambahan pasokan LPG yang signifikan dari dalam negeri. Semoga saja target-target itu bisa tercapai tepat waktu.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Pastikan Stok Elpiji Nasional Aman untuk Lebih dari 10 Hari
Presiden Prabowo Segera Lantik Hakim MK dan Ombudsman Baru Pekan Ini
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata Dua Pekan Iran-AS
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan