Yang tak kalah penting adalah klaim efisiensinya. Di tengah harga bahan bakar industri yang melambung, truk ini dikatakan bisa menghemat biaya operasional hingga 70 persen. Cukup signifikan, tentunya.
Lalu, bagaimana dengan isu pengisian daya yang kerap jadi ganjalan? SANY menjawabnya dengan dua cara sekaligus. Untuk pengisian cepat, baterai bisa dari 20% ke 80% hanya dalam sekitar 55 menit. Namun begitu, ada opsi yang lebih praktis: battery swapping. Teknologi ini memungkinkan penggantian baterai habis dengan yang penuh hanya dalam waktu sekitar 5 menit. Sangat krusial untuk operasional tambang yang harus berjalan hampir tanpa jeda.
Meski bertenaga listrik, jangan remehkan performanya. SE588 ini punya tenaga puncak hingga 650 kW dengan torsi monster sebesar 2.800 Nm. Kekuatan itu membuatnya tetap tangguh di medan berat. Bahkan, disebut-sebut sanggup menanjak di kemiringan 27 persen kondisi yang biasa ditemui di area tambang.
Jadi, inilah wajah baru alat berat masa depan: bertenaga, efisien, dan tentu saja, lebih bersih.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman dan Biaya Turun Rp2 Juta
Pemerintah Jamin Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur
Presiden Prabowo Tegaskan Kunjungan Luar Negeri untuk Jamin Pasokan Minyak