Alasan Kejagung Belum Tetapkan Silfester Matutina sebagai DPO
Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menanggapi desakan untuk memasukkan nama Silfester Matutina ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Desakan ini muncul karena Kejagung dinilai belum dapat mengeksekusi dan menjebloskan terpidana kasus fitnah terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tersebut ke penjara.
Alasan Kejagung Belum Menetapkan Silfester sebagai DPO
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Menurutnya, kasus yang menjerat Ketum Solidaritas Merah Putih (Solmet) itu bukan lagi berada dalam status penyidikan, melainkan telah memasuki tahap eksekusi. Anang juga menegaskan bahwa jaksa eksekutor dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memiliki strategi khusus untuk menemukan lokasi persembunyian Silfester.
"Ya, nanti (tim eksekutor) punya strategi sendirilah," ujar Anang, seperti dikutip pada Sabtu (11/10/2025).
Meski demikian, Anang mengakui bahwa pihak Kejaksaan masih mengalami kesulitan dalam menangkap Silfester. Upaya pencarian telah dilakukan, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
"Sudah dicari-cari, tapi belum ketemu," tuturnya.
Artikel Terkait
Pasar Murah Makassar Buka Tiga Hari, Stabilkan Harga Jelang Lebaran
Pemerintah Pacu Reformasi Birokrasi dengan Sistem Merit dan Manajemen Talenta ASN
Pemkab Bone Waspadakan Penipuan Mengatasnamakan Wakil Bupati
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke 436 Warga dan Pekerja Sosial di Kelurahan Panaikang