Kapolda Sumsel Dukung Olahraga Menembak, Tegaskan Pengawasan Senjata Api Harus Ketat

- Rabu, 11 Maret 2026 | 14:40 WIB
Kapolda Sumsel Dukung Olahraga Menembak, Tegaskan Pengawasan Senjata Api Harus Ketat

Rabu lalu, di Ruang Rapat Kapolda Sumsel yang terletak di Gedung Presisi, suasana terlihat cukup hangat. Irjen Sandi Nugroho, sang Kapolda, sedang menerima kunjungan kerja dari pengurus Perbakin setempat. Pertemuan itu berlangsung pada 11 Maret 2026, namun pembahasannya justru mengarah pada sesuatu yang cukup serius: ancaman senjata api ilegal.

Menurut Sandi Nugroho, maraknya peredaran dan penyalahgunaan senjata ilegal dalam aksi kriminal sudah jadi perhatian utama. Dia mendukung penuh pengawasan kepemilikan senjata yang lebih ketat. Tapi, bukan berarti dia anti olahraga menembak.

"Kami mendukung perkembangan olahraga menembak di Sumatera Selatan," ujarnya.

"Namun begitu, pengawasan terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata api harus tetap dilakukan secara ketat. Pencegahan harus selalu diutamakan agar keamanan masyarakat tetap terjaga."

Pernyataannya jelas. Di satu sisi, olahraga ditopang. Di sisi lain, keamanan publik tidak boleh dikorbankan.

Ancaman itu, kata dia, tidak main-main. Peredaran senjata api ilegal entah itu rakitan atau bahkan airsoft gun yang dimodifikasi hingga mirip senjata asli bisa benar-benar mengganggu ketertiban. Bahkan menjadi bahaya laten yang sewaktu-waktu bisa meledak.

Karena itulah, Kapolda sudah menginstruksikan evaluasi berkala terhadap SOP penggunaan senjata api. Pengawasan terhadap kepemilikan senjata oleh masyarakat juga harus diperkuat. Langkah ini dianggap krusial. Tujuannya satu: memastikan setiap senjata yang beredar berada dalam pengawasan ketat dan sesuai koridor hukum.

Pertemuan itu sendiri dihadiri sejumlah pengurus Perbakin Sumsel. Anto Bambang Utoyo sebagai Ketua Umum hadir langsung, didampingi jajarannya seperti Penasehat Asfan Sanaf, Bendahara Adam Sautin, serta Ketua Bidang Reaksi Seno Mahyudin dan Ketua Bidang Berburu Alex Suhendra.

Pesan yang disampaikan Kapolda tegas namun bernuansa. Dukungan untuk olahraga tetap ada, tapi kewaspadaan terhadap penyalahgunaan senjata tidak boleh kendur sedetik pun. Itulah garis yang coba dipegangnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar