Rabu lalu, suasana di Kelurahan Panaikang terasa berbeda. Ada keriuhan yang hangat, bukan karena keramaian biasa, melainkan karena kedatangan para alumni Universitas Hasanuddin yang menggelar bakti sosial. Warga pun menyambutnya dengan antusias.
Bantuan berupa beras lima kilogram dan sejumlah uang tunai akhirnya sampai ke tangan ratusan warga. Mereka yang menerima, jelas-jelas adalah warga yang paling membutuhkan.
Lurah Panaikang, Mutmainnah, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini punya arti yang sangat mendalam.
"Alhamdulillah hari ini ada kegiatan dari IKA Unhas yang didukung oleh Pak Amran Sulaiman," ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan itu tak cuma untuk warga kurang mampu. Tapi juga menjangkau mereka yang sering luput dari perhatian: petugas kebersihan, marbot dan imam masjid, bahkan sampai para pemandi jenazah. Semua yang selama ini menjadi tulang punggung kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan itu turut merasakan manfaatnya.
Mutmainnah berharap aksi baik ini tidak berhenti di sini. "Semoga Pak Amran Sulaiman selalu diberikan kesehatan, dimudahkan segala urusannya," harapnya, sambil menyebutkan harapan agar pembangunan masjid di wilayahnya juga lancar.
Rasa terima kasih yang sama juga mengalir dari Ana Mariana, Ketua RW 7 setempat. Ia secara khusus menyebut nama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan IKA Unhas.
"Terima kasih Pak Menteri dan IKA Unhas. Semoga selalu diberikan kesehatan, rezeki yang melimpah, dan umur yang panjang," kata Ana.
Di antara para penerima, ada Kadir Hasan. Pria yang sehari-hari bekerja memandikan jenazah itu tampak sumringah. Ia mengaku sangat bersyukur.
"Terima kasih atas bantuannya. Semoga Pak Amran dan keluarga selalu diberikan kemudahan, kesehatan, dan panjang umur," ucap Kadir.
Secara keseluruhan, bakti sosial itu menjangkau sekitar 436 orang. Mereka berasal dari berbagai latar. Mulai dari warga miskin ekstrem, pengurus masjid, pengelola kuburan, hingga pekerja serabutan. Penyalurannya sendiri dilakukan dengan sistem yang cukup ketat. Penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah kelurahan, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran.
Di balik semua itu, kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi sembako. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen nyata IKA Unhas untuk menjaga kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitarnya. Sebuah langkah kecil yang dampaknya terasa besar bagi yang menerima.
Artikel Terkait
Bayi 5 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Manado, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
Andi Taletting Langi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA Politik Unhas Periode 2026-2030
Dua Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Perempatan Alun-Alun Purwodadi
Purbaya Bantah Isu APBN Hanya Rp120 Triliun, Tegaskan Kas Negara Masih Aman