Sarana Jaya Gandeng Dishub Berantas Parkir Liar di Sekitar Depo MRT Lebak Bulus

- Sabtu, 25 April 2026 | 20:20 WIB
Sarana Jaya Gandeng Dishub Berantas Parkir Liar di Sekitar Depo MRT Lebak Bulus
Berikut adalah hasil penulisan ulang artikel tersebut dengan gaya bahasa manusia yang natural, sesuai dengan instruksi yang diberikan:

Perumda Pembangunan Sarana Jaya berencana menggandeng Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Tujuannya jelas: memberantas parkir liar yang belakangan marak di sekitar depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Tapi bukan cuma itu saja mereka juga membuka pintu lebar-lebar untuk kerja sama dengan pihak lain soal penyediaan lahan parkir di area tersebut.

Direktur Utama Sarana Jaya, Bernard Yohanes, bilang kalau perusahaannya siap mendukung kebijakan Pemprov DKI. Khususnya dalam mewujudkan sistem parkir yang terintegrasi dan berkelanjutan. Menurut dia, mereka tidak hanya mengandalkan aset yang dimiliki sendiri, melainkan juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak. Soal lahan parkir, semua opsi terbuka.

"Penataan parkir bukan hanya soal kendaraan, tetapi bagaimana mengembalikan fungsi ruang publik untuk masyarakat," ujar Bernard dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026). Ia menambahkan, "Kami berkolaborasi dengan Dishub dan stakeholder terkait untuk memastikan solusi yang dihadirkan tidak bersifat sementara."

Di sisi lain, Bernard juga menekankan bahwa penyediaan lahan parkir ini bukan semata-mata urusan ketertiban. Lebih dari itu, ini soal mengembalikan ruang publik kepada warga. "Sarana Jaya mendukung penuh inisiatif Bapak Wakil Gubernur melalui kolaborasi penyediaan lahan parkir yang terintegrasi, aman, dan mudah diakses," ujarnya lagi.

Langkah ini sebenarnya nyambung dengan upaya Pemprov DKI sebelumnya. Mereka sudah mulai menertibkan parkir liar di kawasan Lebak Bulus termasuk di sekitar Poins Square dan depo MRT. Jadi, ini semacam kelanjutan dari apa yang sudah dirintis.

Nah, sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sudah menyiapkan solusi buat masalah ini. Salah satu idenya: memanfaatkan lahan milik BUMD Sarana Jaya yang bakal disulap jadi lokasi park and ride. Rano bilang, penataan ini dilakukan setelah dia turun langsung melihat kondisi di lapangan. Parkir liar memang kerap terjadi, terutama di belakang pusat perbelanjaan dan dekat Stasiun MRT Lebak Bulus.

"Alhamdulillah di dekat situ ada tanah Sarana Jaya yang sebetulnya sudah punya rencana untuk dibangun park and ride. Nah, sementara belum dibangun, kita manfaatkan dulu," kata Rano, Jumat (24/4).

Menurutnya, langkah ini diambil supaya kendaraan tidak lagi parkir sembarangan di badan jalan. Soalnya, itu bisa memicu kemacetan yang bikin pusing. Untuk sementara, lahan tersebut akan difungsikan sebagai kantong parkir. Sampai nanti pembangunan fasilitas permanen benar-benar direalisasikan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar