Seratus personel Brimob dari Polda Banten bersiap diberangkatkan ke Aceh. Mereka akan mendukung Operasi Aman Nusa II di wilayah yang baru saja dilanda bencana. Tugas mereka nanti tak cuma soal keamanan, tapi lebih sebagai bentuk bantuan kemanusiaan untuk korban.
Upacara pelepasan digelar Jumat lalu di Mapolda Banten, Kota Serang. Cuaca pagi itu terik, namun barisan seragam hitam itu tampak rapi dan siap. Kapolda Banten, Irjen Hengki, hadir untuk melepas dan memberi pengarahan.
Dalam sambutannya, Hengki menekankan bahwa kepergian mereka adalah misi mulia.
"Polri melalui Brimob hadir untuk melaksanakan tugas kemanusiaan. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab moral kita. Komitmen untuk melindungi masyarakat yang sedang terdampak harus jadi prioritas," ujarnya tegas.
Misi di lapangan nanti akan beragam. Mulai dari evakuasi, mendistribusikan bantuan logistik, hingga menjaga keamanan di area bencana. Situasinya pasti kompleks. Karena itu, Hengki mengingatkan agar seluruh personel selalu waspada. Kondisi alam yang masih labil dan trauma korban perlu dihadapi dengan pendekatan yang tepat.
"Tunjukkan profesionalisme dan disiplin, tapi jangan lupakan pendekatan humanis. Keikhlasan itu penting. Perilaku dan tutur kata kalian di lapangan harus bisa menenangkan, membawa rasa aman," pesannya lagi.
Di sisi lain, koordinasi menjadi kunci lain yang tak kalah vital. Personel Brimob ini nantinya harus bisa bekerja sama dengan banyak pihak. Mereka harus menjalin komunikasi yang baik dengan Polda Aceh, unsur TNI, pemerintah daerah setempat, hingga relawan dan tenaga medis di lapangan. Kerja tim lintas sektor inilah yang akan menentukan kelancaran operasi.
Sebagai penutup, Hengki kembali mengingatkan hal yang paling mendasar: keselamatan. "Utamakan selalu keselamatan dan kesehatan diri sendiri dan rekan. Waspadai segala potensi gangguan di lapangan," katanya.
Pesan terakhirnya singkat namun berisi. "Jaga nama baik satuan dan institusi. Laksanakan tugas ini dengan amanah. Dan yang paling penting, pulanglah nanti dengan selamat," pungkas Hengki mengakhiri arahan.
Artikel Terkait
Wamensos Buka Pelatihan Pengajar Sekolah Rakyat, Tekankan Pembentukan Karakter Kebangsaan
Guardiola Akui Kemenangan di Anfield Krusial untuk Peluang Juara City
Saksi di Sidang Korupsi Chromebook Akui Takut pada Jurist Tan
160 Warga Jabar Jalani Operasi Katarak Gratis Lewat Kolaborasi Kemensos dan PERDAMI