Bulan Syawal selalu meninggalkan kesan mendalam. Ia adalah penanda berakhirnya Ramadan yang penuh perjuangan dan datangnya sukacita Idulfitri. Namun, setelah suasana riuh rendah perayaan mereda, kalender Hijriah terus berjalan. Lantas, bulan apa yang menyusul setelah Syawal? Dan kira-kira, kapan ia dimulai pada tahun 2026 nanti?
Zulkaidah: Bulan Tenang Menjelang Puncak Ibadah
Jawabannya adalah Zulkaidah. Dalam penanggalan Islam, bulan inilah yang langsung mengikuti Syawal. Menurut penjelasan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Zulkaidah bukan bulan biasa. Ia termasuk dalam empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam sebuah masa yang dianggap sakral dan tenang.
Bayangkan saja, Zulkaidah itu seperti jeda yang penuh makna. Ia adalah masa persiapan hati sebelum memasuki gelombang spiritual besar di bulan Dzulhijjah, yang identik dengan ibadah haji dan perayaan Iduladha. Karena statusnya yang mulia, umat Islam seringkali dianjurkan untuk lebih menjaga ketenangan dan memperbanyak amal ibadah di bulan ini.
Mengenal Dua Belas Sahabat dalam Kalender Hijriah
Sebelum membahas lebih jauh soal Zulkaidah 2026, ada baiknya kita mengingat kembali urutan bulan Hijriah. Kalender ini terdiri dari 12 bulan, masing-masing punya cerita dan maknanya sendiri.
- Muharram: Sang pembuka tahun, juga bulan haram. Di dalamnya ada anjuran puasa Asyura.
- Safar: Bulan kedua. Banyak tradisi yang mengaitkannya dengan musibah, meski secara syariat anggapan itu tak berdasar.
- Rabiul Awal: Bulan spesial dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan.
- Rabiul Akhir: Bulan keempat yang menyimpan banyak catatan sejarah.
- Jumadil Ula: Namanya menggambarkan masa kekeringan di tanah Arab zaman dulu.
- Jumadil Akhir: Masih dalam suasana kemarau.
- Rajab: Bulan haram lainnya, terkenal dengan peristiwa Isra' Mi'raj.
- Sya'ban: Masa persiapan menyambut Ramadan.
- Ramadan: Tak perlu dijelaskan lagi, bulan puasa yang penuh berkah.
- Syawal: Bulan kemenangan dan hari raya Idulfitri.
- Zulkaidah: Inilah bulan setelah Syawal. Bulan haram yang tenang, gerbang menuju musim haji.
- Dzulhijjah: Puncaknya. Bulan haji dan Iduladha, sekaligus penutup tahun Hijriah.
Urutan inilah yang menjadi pedoman untuk menentukan waktu-waktu ibadah dan hari-hari besar dalam Islam.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions
Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China
Donnarumma Bantah Isu Minta Bonus, Ungkap Luka Terbesar Setelah Italia Gagal ke Piala Dunia