Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe Sanan Mengecilkan Ukuran

- Selasa, 07 April 2026 | 12:01 WIB
Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe Sanan Mengecilkan Ukuran

“Ya terpaksa begitu. Biaya produksi lain seperti gas dan upah karyawan juga nggak turun,” keluh salah seorang produsen yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, langkah ini lebih masuk akal ketimbang menaikkan harga jual secara langsung. Mereka khawatir konsumen akan kabur jika harga tempe di pasaran ikut naik drastis. Jadi, daripada kehilangan pelanggan, ukurannya saja yang dikurangi. Strategi bertahan yang pahit, tapi dianggap perlu.

Di sisi lain, situasi ini memunculkan kekhawatiran baru. Kalau harga bahan baku terus merangkak naik, sampai kapa n strategi “mengecilkan” produk ini bisa bertahan? Pertanyaan itu masih menggantung, sementara asap dari penggorengan tempe di Sanan terus mengepul, membawa aroma khas yang kini dibayangi masalah ekonomi yang tak sederhana.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar