Polri Peringatkan Ancaman Kejahatan Siber dan Deepfake di Era AI

- Selasa, 07 April 2026 | 11:55 WIB
Polri Peringatkan Ancaman Kejahatan Siber dan Deepfake di Era AI

Di sisi lain, Jhonny secara khusus mengingatkan publik soal bahaya teknologi deepfake. Ini yang perlu diwaspadai betul.

"Kalau kita tidak cerdas, kita akan tertipu, ada deepfake. Seakan-akan orang ini yang ngomong," jelasnya.

Bayangkan, lanjut Jhonny, jika figur yang direkayasa itu adalah seorang tokoh berpengaruh. Namun substansi yang dibicarakan sama sekali bukan kehendak asli sang tokoh. Dampaknya bisa sangat luas dan berbahaya.

Karena itulah, dia menekankan pentingnya respons proaktif dari jajarannya sendiri. Polri dituntut untuk bisa merespons dengan cepat dan tepat setiap perkembangan teknologi, tak hanya AI, apalagi jika sudah terintegrasi dengan sistem lain.

"Keamanan ruang digital yang sehat itu menjadi sesuatu yang sangat penting sekali," tegas Jhonny.

Namun begitu, dia sadar betul bahwa ini bukan tugas Polri sendirian. Butuh kolaborasi dari semua pihak. Satu elemen saja tidak akan cukup untuk memastikan ruang siber kita benar-benar aman dan sehat.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags