Pantau - Peluang bertahan Persis Solo di BRI Liga 1 masih terbuka. Mereka berhasil meraih tiga poin penting usai menaklukkan Persik Kediri 2-1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/3). Laga pekan ke-23 ini benar-benar tegang sampai peluit akhir.
Sejak bola digulirkan, Persis langsung menunjukkan niat. Tekanan mereka akhirnya berbuah di menit ke-23. Bruno Gomes, dengan cermat, menyambut umpan silang Dimitri dari sisi kanan. Gol! 1-0 untuk tuan rumah.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya delapan menit berselang, Jose Enrique berhasil menyamakan kedudukan. Gol itu sekaligus menjadi gol ke-10nya musim ini. Skor 1-1 pun bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, suasana makin mencekam. Kedua tim saling serang, tapi gol seolah enggan datang. Hingga drama pecah di sepuluh menit akhir.
Menit ke-84, wasit menunjuk titik putih! Althaf Indie dinyatakan melakukan handball di kotak terlarang. Ezra Walian maju sebagai eksekutor.
Tapi, kiper pengganti Persis, Muhammad Riyandi, tampil jadi pahlawan. Ia membaca arah tendangan dengan sempurna dan menepis bola! Suara gemuruh menyambut penyelamatan krusial itu.
Dua menit berselang, giliran Roman Paparyha yang membuat Manahan meledak. Dengan kecerdikan, ia melepaskan tendangan lob yang melambung indah, mengecoh kiper Leonardo Navacchio yang sudah keluar dari garis. Bola masuk! 2-1 untuk Persis. Gol kemenangan itu benar-benar datang di detik-detik menentukan.
Drama belum usai. Di sisa waktu, Althaf Indie menerima kartu merah kedua sehingga Persis harus bertahan dengan sepuluh pemain. Tapi, mereka gigih. Pertahanan digalang mati-matian dan skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Peta Degradasi Makin Panas
Kemenangan dramatis ini sangat berarti. Ini adalah kemenangan ketiga Persis sepanjang musim, dan poinnya langsung mendongkrak mereka ke posisi ke-17 klasemen dengan 16 poin. Mereka kini mengumpulkan poin yang sama dengan Semen Padang di dasar.
Meski begitu, jalan masih panjang. Mereka masih terpaut tiga poin dari zona aman, yang untuk sementara ditempati Persijap Jepara. Menariknya, pertemuan langsung keduanya akan segera terjadi.
“Laga berikutnya jelas final bagi kami. Kami akan bertandang ke markas Persijap pada 5 Maret nanti. Ini pertarungan langsung untuk keluar dari zona merah,” ujar seorang pelatih Persis usai pertandingan.
Hasil pekan ini benar-benar mengocok papan bawah. Malut United tumbang dari Persija, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC menghajar Semen Padang. Persebaya menang tipis atas PSM, sedangkan Persib Bandung menang besar. Bali United dan Persijap sendiri hanya bermain imbang.
Satu hal yang pasti: persaingan di zona degradasi makin sengit dan tak terduga. Setiap pekan, setiap pertandingan, bisa mengubah segalanya. Perburuan poin penyelamatan memasuki babak-babak paling menegangkan.
Artikel Terkait
Messi Resmi Jadi Pemilik Klub Divisi Lima Spanyol, UE Cornellà
Ketua Ombudsman Ditahan, Tersangka Suap Rp1,5 Miliar Terkait Nikel
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Serangan Israel Tewaskan 7 Warga Sipil di Lebanon Selatan Jelang Gencatan Senjata