Dan itulah sumber spekulasi ini. Beijing sama sekali belum mengumumkan rencana latihan apa pun di kawasan tersebut. Keheningan mereka justru memicu berbagai tebakan, terutama yang berkaitan dengan Taiwan. Apakah ini bagian dari persiapan sesuatu yang lebih besar?
Kita ingat, pada akhir 2025 lalu, China menggelar latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan. Meski zona penutupan saat ini letaknya ratusan kilometer dari pulau tersebut, langkah ini tetap mengundang kecurigaan. Di sisi lain, pihak berwenang menyatakan penutupan ini tidak akan mengganggu penerbangan sipil secara langsung.
“Koordinasi tetap diperlukan bagi pesawat yang ingin melintas,” begitu kira-kira penjelasannya. Meski begitu, detail teknis seperti batas ketinggian ruang udara yang ditutup tidak disebutkan secara gamblang.
Jadi, semua kembali ke pertanyaan awal: apa yang sebenarnya terjadi di balik layar? Tanpa penjelasan resmi, yang tersisa hanya ruang udara sunyi dan segudang tanya.
Artikel Terkait
Danantara Jelaskan Alasan Mayoritas Operator PLTSa Berasal dari China
Donnarumma Bantah Isu Minta Bonus, Ungkap Luka Terbesar Setelah Italia Gagal ke Piala Dunia
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global