Rencananya, PNM akan membentuk bank sendiri. Opsinya, di bawah PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atau Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Dengan cara ini, Purbaya optimis efisiensi anggaran subsidi bunga KUR yang selama ini mengalir ke perbankan komersial benar-benar bisa terwujud.
“Saya sedang propose ke Danantara, PNM kasih ke saya (ke Kementerian Keuangan), nanti saya akan jadikan PNM itu penyalur KUR,” jelasnya.
Namun begitu, visinya tidak berhenti di situ. Ada tujuan jangka panjang yang lebih ambisius. Purbaya ingin menciptakan sebuah lembaga keuangan mikro yang tak sekadar memberi pinjaman. Ia membayangkan sebuah ekosistem lengkap dengan pendampingan menyeluruh bagi usaha kecil dan mikro.
“Itu sudah bank besar. Nanti setelah itu, kita akan ubah itu menjadi bank UMKM,” ungkapnya penuh semangat.
“Dan nanti saya bangun juga ekosistem yang mendukung pengembangan UMKM secara integrasi, ada penasihatnya, ada pelatihannya, ada pemasarannya, ada penjamin kreditnya, dan lain-lain.”
Prosesnya memang belum final. Negosiasi dengan Danantara masih terus berjalan. Tapi Purbaya mengaku sudah dapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto. Ia pun secara resmi meminta dukungan dari Komisi XI DPR RI untuk merealisasikan komitmen besarnya ini.
“Saya sudah lapor ke Presiden, dia bilang, kalau bagus jalankan saja. Tapi kita masih berunding dengan Danantara,” kata dia.
Artikel Terkait
Kejati DKI Geledah Kantor KemenPU, Menteri Dody Mengaku Tak Diberi Penjelasan
AS Pertahankan Armada di Iran Meski Gencatan Senjata, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Dilanggar
Meta Luncurkan Muse Spark, Model AI Baru untuk Gantikan Llama di Semua Produk
Kekayaan 500 Orang Terkaya Dunia Melonjak Rp4.500 Triliun dalam Sehari